Bisnis

Indosat dan Nokia Perkuat Literasi AI di Sumatra Selatan Lewat Program GENsi

Ini sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi digital, keamanan siber, dan kesiapan talenta AI di tingkat daerah.

Tribunlampung.co.id/Dokumentasi Indosat
GENSI: Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama Nokia menghadirkan program GENsi (Generasi Digital dan AI) di Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang. 

Peserta juga dibekali dengan pemahaman mengenai etika penggunaan AI agar mampu menavigasi dunia digital secara aman, bertanggung jawab, dan bijak. 

Fokus utama dari sesi ini adalah memberikan kemampuan praktis yang dapat langsung diimplementasikan dalam konteks sehari-hari.

Salah satu sesi yang paling diminati adalah praktik pemanfaatan AI melalui pendekatan low/no-code, yang memungkinkan peserta tanpa latar belakang pemrograman untuk tetap mampu membangun solusi digital. 

Melalui pendekatan ini, peserta dilatih untuk menciptakan chatbo, aplikasi percakapan berbasis AI, sederhana yang dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan dan tantangan di komunitas sekitar mereka.

Program GENsi juga mengedepankan model keberlanjutan melalui pendekatan multiplier effect, di mana 20 peserta terpilih akan dipersiapkan menjadi GENsi Digital Trainers. 

Para trainer ini akan berperan sebagai penggerak yang membagikan kembali pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada rekan-rekan di lingkungan kampus dan komunitasnya masing-masing.

Sehingga dampak peningkatan literasi digital dapat meluas secara berkelanjutan dan mandiri.

Keberhasilan inisiatif ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. 

Indosat memimpin program ini dengan dukungan penuh dari Nokia sebagai mitra strategis yang membawa perspektif industri teknologi global. 

Hendri Widjaja, NOKIA Indonesia ESG Principle, mengungkapkan, program ini sejalan dengan salah satu pilar utama Nokia ESG Global Program: Bridging Digital Divide, yang berfokus pada upaya menjembatani kesenjangan akses dan kemampuan digital.

Sehingga pemuda pemudi Indonesia dapat berpartisipasi penuh dalam transformasi teknologi terkini. 

"Nokia berkomitmen untuk mendukung kemitraan strategis dengan IOH dengan menghadirkan pembelajaran yang inklusif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan lokal.” Ucap Hendri Widjaja, NOKIA Indonesia ESG Principle.

Selain itu, BPPTIK Komdigi turut terlibat sebagai mitra pemerintah untuk memastikan program selaras dengan agenda literasi digital nasional, serta Kumpul sebagai mitra pelaksana desain pembelajaran. 

Hamdani Pratama, Kepala BPPTIK Kementerian Komunikasi dan Digital, mengapresiasi kerjasama penta-helix yang diwujudkan antara Pemerintah, Swasta, Perguruan Tinggi, media dan masyarakat untuk peningkatan daya saing masyarakat di bidang digital

Melalui kerjasama seluruh pihak dalam program pelatihan ini, dia berharap talenta-talenta digital, khususnya di Palembang, mendapatkan materi pelatihan yang berstandar internasional.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved