Bisnis

Lindungi Pelanggan, Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam

fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat atau IOH mendeteksi lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berisiko spam serta scam.

Tayang:
Dokumentasi
DETEKSI SPAM - Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat atau IOH mendeteksi lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berisiko spam serta scam. 

"Teknologi AI di jaringan kami membantu menyaring ancaman sebelum berdampak pada pelanggan,” jelas Vikram.

Sebagai mitra strategis Indosat, Tanla turut berperan dalam mengembangkan sistem deteksi berbasis AI yang adaptif terhadap pola kejahatan digital.

Sistem ini memiliki tingkat akurasi hingga 99 persen persen dan terus disempurnakan melalui pembelajaran data secara berkelanjutan.

Uday Reddy, Founder Chairman & CEO of Tanla Platforms, mengatakan, kolaborasi dengan Indosat dan pemerintah Indonesia mencerminkan komitmen untuk menghadirkan inovasi bagi industri yang memiliki dampak nyata.

"Melalui Wisely AI, kami membantu melindungi masyarakat Indonesia dan mendorong adaptasi digital di penjuru negeri. Kami juga terbuka untuk masukan dan senang dengan kesempatan yang diberikan untuk turut membantu memberdayakan masa depan digital Indonesia," papar dia.

Fitur Baru: Perlindungan yang Semakin Cerdas dan Mudah Diakses

Modus kejahatan digital semakin beragam dan mengancam masyarakat Indonesia. Laporan State of Scams in Indonesia 2025 dari Global Anti-Scam Alliance (GASA) menunjukkan hampir dua pertiga masyarakat Indonesia pernah menghadapi upaya penipuan, dengan lebih dari sepertiga menjadi korban dalam 12 bulan terakhir, dan rata-rata setiap korban mengalami penipuan hingga 2,2 kali.

Selain itu, menurut data OJK, Sejak berdirinya Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) pada 22 November 2024 s.d. 14 Januari 2026, IASC telah menerima pengaduan penipuan dari konsumen dengan total nilai kerugian mencapai Rp9,1 triliun, yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi, kepercayaan publik, dan kesejahteraan masyarakat. 

Hal tersebut mendorong Indosat bersama Tanla terus menyempurnakan sistem perlindungan agar tetap relevan dan mudah digunakan.

Bagi pelanggan IM3, layanan ini hadir melalui SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam). Sementara itu, pelanggan Tri dapat memanfaatkan fitur TRI AI: Anti-Spam/Scam dengan sistem identifikasi visual berbasis kode warna.

Melalui pengembangan terbaru, pelanggan kini dapat menikmati:
●    Auto blokir SMS penipuan
●    Deteksi panggilan berisiko berbasis VoIP
●    Pop-up notifikasi panggilan telepon sesuai tingkat risiko
●    Ringkasan aktivitas mencurigakan melalui aplikasi
●    Integrasi perlindungan Plus+ di myIM3 dan bima+

Seluruh fitur ini dirancang agar inklusif, ringan digunakan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Lewat dukungan teknologi AI, kolaborasi strategis bersama Tanla, serta partisipasi aktif pelanggan, Indosat menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem digital yang aman, tepercaya, dan berdampak nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved