Berita Video Tribun Lampung
(VIDEO) Menyusuri Batu Naga di Teluk Paku Kelumbayan
Kisah Si Pahit Lidah ternyata tidak hanya berkembang di daerah Lampung Barat terutama Danau Ranau serta di Pesisir Kalianda saja
Penulis: Teguh Prasetyo | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kisah Si Pahit Lidah ternyata tidak hanya berkembang di daerah Lampung Barat terutama Danau Ranau serta di Pesisir Kalianda saja. Karena ternyata ada cerita yang berkembang di masyarakat, kisah kedigdayaan tokoh yang memiliki kemampuan menjadikan batu para lawan-lawannya juga bisa ditemui di daerah Kelumbayan, Tanggamus, tepatnya di daerah Teluk Paku yakni Batu Naga.
RASA penasaran untuk melihat Batu Naga di Teluk Paku itu begitu membuncah di dada. Apalagi, setelah pekan sebelumnya batal berangkat ke sana karena tidak ada teman yang bisa diajak jalan. Akhirnya beberapa waktu lalu, saya bersama dua rekan yakni Andy Maulana Azis serta bloger Lampung Fajrin Herris melakukan perjalanan menuju Teluk Paku dengan bermodal nekat.
Sebelum berangkat, saya terlebih dahulu mencari informasi apapun terkait jalan menuju Teluk Paku serta kondisi di sana. Berbekal informasi tersebut, akhirnya kami bertiga melakukan perjalanan. Awalnya kami menyusuri perjalanan dari Bandar Lampung menuju daerah Padang Cermin, Pesawaran. Hingga Pasar Kluwih, kami berbelok ke kiri jalan menuju daerah Kelumbayan.
Jalanan yang kami lalui hingga perbatasan dengan Tanggamus, banyak jalan rusaknya. Lubang- lubang banyak kami temui di sepanjang jalan ini. Bahkan sebelum berbatasan dengan Tanggamus, jalan onderlagh berbatu menjadi teman setia kami. Hingga akhirnya kami tiba di Kabupaten Tanggamus, jalan aspal mulus langsung menyambut kami.
Lalu bagaimana kelanjutan perjalanannya? Simak selengkapnya di halaman Traveling Tribun Lampung, Minggu (18/9/2016) besok. (teguh)