Berita Video Tribun Lampung
(VIDEO) Gurih Pedasnya Ketoprak Mang Aceng Menghentak Nikmat Perut Anda
Mencari ketoprak dengan bumbu halus? Di tempat ini ada ketoprak berbumbu kacang enak yang dilengkapi aneka olahan telur.
Laporan Reporter Tribun Lampung Dennish Prasetya
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Mencari ketoprak dengan bumbu halus? Di tempat ini ada ketoprak berbumbu kacang enak yang dilengkapi aneka olahan telur.
Ketoprak Cirbon Mang Aceng sudah terkenal di kawasan Metro dan sekitarnya. Tiap harinya mulai pukul 18.30 WIB ketoprak yang berlokasi tak jauh dari Raman Kita Metro ini selalu ramai pembeli.
Meski tempatnya sederhana, silih berganti pengunjung datang untuk membeli ketoprak. Ada yang membawa pulang atau makan di tempat. Pembelian lewat ojek online juga jadi pemandangan umum di sana.
Bumbu kacang yang halus dengan rasa gurih agak manis jadi andalan ketoprak racikan Mang Aceng. Sehingga membuat cita rasa ketopraknya berbeda dari kebanyakan. Apalagi ketoprak bisa diberi topping telur dadar, telur ceplok, telur pindang maupun telur asin. Seporsi harganya berkisar antara Rp 12.000- Rp 15.000.
"Awalnya saya karyawan di tempat bakso. Di sebelah tempat jualan, ada ketoprak. Akhirnya saya terinspirasi dan buka di sini tahun 2009-an karena belum ada yang jual ketoprak," ujar Triono (Mang Aceng) pedagang ketoprak
TrIbun pun memesan Ketoprak Telor Ceplok (Rp 15.000). Di gerobak tempat pembuatan, tampak seorang pegawai menggoreng telur ceplok pesanan kami. Sedangkan seorang lagi memotong lontong dan memasukkan aneka bahan pelengkap ketoprak ke dalam piring.
Memang di gerobak itu sudah ada baskom-baskom berisi lontong, tauge, dan isian ketoprak lainnya. Begitu juga dengan telur pindang dan telur asin yang sudah ditempatkan dalam piring terpisah. Bahkan telur dadar tampak tersusun rapi di sebuah piring.
Semua sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi kedatangan pembeli, khususnya saat jam makan pagi dan makan siang. Ketika mereka datang, makanan tinggal ditaruh ke piring atau dikemas dalam wadah.
Hal yang sama juga berlaku pada bumbu kacang. Mang aceng sudah membuat terlebih dulu bumbu kacang sejak pagi, lalu ditempatkan dalam teko-teko. Ia juga memasukkan bumbu kacang ke dalam plastik-plastik kecil agar mempersingkat waktu saat ada pemesanan dibawa pulang.
"Banyak yang jadi langgangan di sini katanya bumbu kacang saya lebih halus. Memang kacangnya pakai kacang tanah pilihan. kacang kuban sama sedikit mete," ungkapnya.
Sepiring ketoprak pesanan kamipun selesai diracik. Dalam piring terlihat bumbu kacang warna cokelat muda, bawang goreng dan guyuran kecap yang menutupi isian. Tak ketinggalan kerupuk berwarna oranye memenuhi piring.
Baru satu suap, kami langsung jatuh hati dengan ketoprak racikan Mang Aceng. Sesuai yang orang-orang katakan, ketopraknya memakai bumbu kacang yang diulek dengan cobek sampai begitu halus.
Rasa bumbunya gurih, cenderung legit dan teksturnya creamy. Berbeda dari ketoprak yang biasa kami makan. Sedikit hentakan pedas cabai cukup terasa karena kami memilih pedas sedang. Jejak rasa bawang putih dan ketumbar ikut tercecap di lidah kami. Tapi lebih didominasi kacang, tidak terganggu rasa bawang putih.
Disuap dengan isi ketoprak, rasanya makin sempurna. Telur ceplok gurihnya pas, mantap dimakan bersama bumbu kacang. Lontong buatan sendiri tanpa pengawet teksturnya begitu lembut. Begitu pula dengan bihun dan potongan tahu goreng. Tauge rebusnya juga tergolong royal. Benar-benar enak!
"Sehari saya bisa jual sekitar 200 porsi lebih. Ada juga orang yang masih langganan walau sudah pindah dari daerah sini," tambahnya
Meski buka sekitar pukul 18.30 WIB, tapi tempat ketoprak bisa tutup lebih cepat jika ramai pembeli. Kadang pukul 22.00 WIB ketoprak sudah habis terjual.