Berita Lampung
Terjaring Polisi, 2 Pelajar SMAN 3 Bandar Lampung Minta Maaf ke Guru dan Ortu
Mereka pun meminta maaf kepada orang tua dan guru dengan disaksikan pihak sekolah dan Bhabinkamtibmas, Rabu (20/4/2024).
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dua pelajar SMAN 3 Bandar Lampung menyesal karena ikut terjaring polisi.
Mereka pun meminta maaf kepada orang tua dan guru dengan disaksikan pihak sekolah dan Bhabinkamtibmas, Rabu (20/4/2024).
Padahal, berdasarkan pengakuannya, mereka saat itu sedang mencari takjil.
"Jadi dua pelajar kami terjaring polisi. Padahal mereka sedang mencari takjil," kata Wakil Kepala SMAN 3 Bandar Lampung Yuliono kepada Tribun Lampung, Rabu (20/3/2024).
Ia mengimbau kepada para orang tua untuk selalu mengecek keberadaan anaknya, khususnya di luar jam sekolah.
"Kalau dari kami di luar jam sekolah selalu memercayakan pengawasan kepada orang tua," imbuh Yuliono.
Ia menjelaskan, siswa kelas 12 saat ini tengah mengikuti ujian sekolah.
Sedangkan siswa kelas 10 dan 11 diliburkan.
"Kemarin yang ditangkap itu (siswa) kelas 11," tuturnya.
Di sisi lain, SMAN 3 pada 6-7 April 2024 mendatang akan mengadakan kegiatan pesantren.
Pesantren tersebut merupakan upaya untuk menghindari siswa terlibat kegiatan yang tidak bermanfaat.
Terlebih lagi, kata dia, kasus perang sarung di Kalianda, Lampung Selatan beberapa waktu lalu menelan korban jiwa.
"Kami turut prihatin dengan kejadian di Lamsel," kata Yuliono.
Sebelumnya Polresta Bandar Lampung mengamankan 15 pelajar.
Belasan pelajar tersebut diamankan saat akan melakukan aksi balap lari di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, Senin (18/3/2024) pukul 20.30 WIB.
"Belasan pelajar ini diamankan karena akan melakukan balap liar. Para remaja ini menutup jalan dan mengganggu pengendara," kata Kasat Binmas Polresta Bandar Lampung AKP Kurmen Rubiyanto.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)
| Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jasad ODGJ yang Ditemukan di Rumah Kosong Rajabasa |
|
|---|
| Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Merak Belantung Lampung Selatan Terbakar |
|
|---|
| Hari Ketujuh Pencarian Riza Kurniawan di Sungai Pringsewu Resmi Dihentikan Tanpa Hasil |
|
|---|
| Mobil Towing Bermuatan Terbakar di Tol Lampung, Diduga Akibat Korsleting ECU |
|
|---|
| Barang Elektronik hingga Kendaraan Hangus dalam Kebakaran Rumah di Bandar Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Siswa-SMAN-3-Bandar-Lampung-minta-maaf.jpg)