Berita Lampung
Rampok Pegawai SPBU, Tersangka Polisi Gadungan di Lampung Pernah Jadi Sekuriti
Jm ditangkap karena berpura-pura menjadi polisi dan merampas uang Rp150 ribu dari tas karyawan SPBU di Tanjung Senang.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polsek Tanjung Senang mengamankan Jm (40), warga Jalan Teuku Umar, Gang Kenanga, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.
Jm ditangkap karena berpura-pura menjadi polisi dan merampas uang Rp150 ribu dari tas karyawan SPBU di Tanjung Senang. Ia kini ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolsek Tanjung Senang Iptu Chaidir Jamin mengatakan, berdasarkan keterangan orang tuanya, tersangka pernah bekerja sebagai sekuriti.
“Kemarin ditanya soal asal usul borgol dan kaus bertuliskan polisi, dia belum mau menjawab gamblang. Tapi dari keterangan orang tuanya, tersangka dulu pernah jadi sekuriti dan mendapat borgol dari sana,” ujar Iptu Chaidir, Jumat (17/10/2025).
Menurut Kapolsek, tersangka memiliki postur tubuh besar dan sudah mempersiapkan perlengkapan seperti borgol dan kaus bertuliskan “Polisi” dari rumah.
“Tersangka ini pemain tunggal. Dia mengaku nekat melakukan aksinya karena kepepet, dan baru kali ini melakukannya,” jelas Iptu Chaidir.
Sebelumnya, Jm ditangkap pada Senin (13/10/2025) malam usai merampok karyawan SPBU Pertamina Codo 23.351.24 di Jalan Ratu Dibalau, Tanjung Senang, Bandar Lampung.
Pelaku datang ke lokasi sekitar pukul 21.25 WIB dan menakuti korban dengan mengaku sebagai anggota kepolisian.
Ia mengenakan kaus bertuliskan “Polisi” dan memborgol tangan kiri korban, Dwi Desiliana (24), sambil menuduhnya menggunakan narkoba.
“Pelaku kemudian merampas uang Rp150 ribu hasil penjualan BBM dari tas pinggang korban dan langsung kabur dengan meloncat pagar SPBU,” jelas Kapolsek.
Korban sempat mengalami luka tusuk di punggung kiri akibat sabetan senjata tajam dari pelaku dan mendapat dua jahitan. Dwi kini masih trauma atas kejadian tersebut.
“Saya lagi berdiri di stan meter mau tulis laporan, tiba-tiba dia datang dan langsung borgol tangan kiri saya. Dia bilang saya mau dibawa ke kantor polisi karena pakai narkoba,” kata Dwi.
Pelaku yang bertubuh tinggi besar itu mengenakan masker dan kaus polisi. Saat melihat tas pinggang korban, pelaku langsung mengambil uang di dalamnya sebelum melarikan diri.
Usai kejadian, korban dibantu warga membuka borgol di Mapolsek Tanjung Senang dan menjalani perawatan di puskesmas.
“Saya tidak sadar kalau sudah ditusuk di bagian punggung kiri,” ujar Dwi.
( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )
| Kesaksian Penumpang Bus Rombongan Peziarah yang Terbakar di Tol, Barang Ikut Ludes |
|
|---|
| Pemprov Lampung–Jateng Teken MoU Rp830 Miliar, Perkuat Konektivitas dan Dunia Usaha |
|
|---|
| Rombongan Peziarah Putar Balik ke Lampung Seusai Bus Terbakar Hebat di Tol Japek |
|
|---|
| Bus Peziarah dari Lampung Terbakar, Terungkap Sopir Sempat Curiga dengan Aroma Karet Terbakar |
|
|---|
| Asita Lampung Minta Pengelola Periksa Kendaraan secara Berkala |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kapolsek-Tanjung-Senang-Iptu-Chaidir-Jamin-diwawancarai.jpg)