Berita Lampung
Diskes Data 357 Kasus, 78 Kelurahan di Bandar Lampung Endemis DBD
Untuk kasus DBD, 78 kelurahan di Bandar Lampung masuk kategori endemis dan 48 kelurahan bersifat sporadis
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Hingga Sepetember 2025, Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 357 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bandar Lampung terjadi hingga September 2025.
Kepala Diskes Bandar Lampung Muhtadi Arsyad Temenggung mengatakan, sepanjang tahun ini pihaknya mencatat ratusan warga terserang DBD.
"357 kasus DBD terjadi hingga September 2025," ujarnya, Kamis (23/10). "Kasus tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Rajabasa Indah dengan 49 kasus," ujarnya.
"Disusul Puskesmas Bakung dengan 34 kasus, dan Puskesmas Sumur Batu sebanyak 29 kasus," sambungnya.
Terkait ini Diskes membagi wilayah kelurahan di Bandar Lampung menjadi dua kelaster endemis dan sporadis.
"Dari total tersebut, 78 kelurahan masuk kategori endemis dan 48 kelurahan bersifat sporadis," ucapnya.
Ia melanjutkan puskesmas telah memberi penyuluhan terkait pencegahan DBD dan gerakan 3M, bekerja sama dengan kader di tingkat kelurahan. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan rumah sakit.
Ia mengimbau pegawai puskesmas jika menemukan kasus DBD untuk langsung melakukan penyelidikan epidemiologi.
"Jika ditemukan kasus, puskesmas langsung melakukan penyelidikan epidemiologi di sekitar lokasi," ucapnya.
"Setelah hasil laboratorium menunjukkan positif DBD, tim segera melakukan fogging fokus, pemberian bubuk abate, serta pemantauan jentik nyamuk (Jumantik) di lingkungan sekitar kasus," sambungnya.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberantas nyamuk aedes aegypti. "Pengendalian DBD bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama," ucapnya.
"Dengan gotong royong masyarakat, RT, kelurahan, hingga seluruh stakeholder, Bandar Lampung bisa bebas dari DBD," sambungnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk menerapkan metode 3M plus.
"Meliputi menguras tempat penampungan air minimal seminggu sekali, menutup rapat wadah air, dan mendaur ulang barang bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk," ujarnya.
Sementara langkah plus mencakup menaburkan larvasida, memelihara ikan pemakan jentik, menanam tanaman pengusir nyamuk, menggunakan lotion anti nyamuk, serta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.(dom)
| Polresta Bandar Lampung Terus Lakukan Patroli Cegah Pelaku Narkotika Selama Ramadan |
|
|---|
| 2 Tersangka Pengemplang Pajak Rp 3,4 Miliar Dilimpahkan ke Kejari Bandar Lampung |
|
|---|
| Raden Kalbadi Diperiksa Penyidik Kejati Lampung dengan 24 Pertanyaan |
|
|---|
| Agenda Gubernur Lampung Jumat 23 Januari 2026, Buka MUKTAMAD I NU Lampung |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Lampung Jumat 23 Januari 2025, Hujan Berpotensi Meluas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kadiskes-Bandar-Lampung-Muhtadi-Arsyad-Temenggung-soal-kasus-DBD.jpg)