Berita Lampung
Kemenag Lampung Komitmen Kembangkan Madrasah Unggul
Pihaknya berkomitmen mengembangkan madrasah unggul di Lampung bertransformasi menjadi pusat pembibitan intelektual dan spiritual.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung menegaskan komitmen pengembangan madrasah unggul di Bumi Ruwa Jurai.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung Ahmad Rifai mengatakan, madrasah tidak boleh lagi sekadar mengejar label sekolah favorit.
Menurutnya, madrasah harus menjadi instrumen negara dalam membangun peradaban, moderasi beragama, dan meningkatkan daya saing generasi muda di Bumi Ruwa Jurai.
Pihaknya berkomitmen mengembangkan madrasah unggul di Lampung bertransformasi menjadi pusat pembibitan intelektual dan spiritual bagi generasi muda.
"Di tengah tantangan bonus demografi, radikalisme digital, dan degradasi etika, madrasah unggul harus memosisikan diri sebagai pusat pembibitan elite intelektual-spiritual bagi umat dan bangsa," ujar Rifai, Rabu (21/1/2026).
Menurut Rifai, saat ini Lampung telah memiliki sejumlah madrasah unggul, seperti MAN 1 Bandar Lampung. Ada pula di Pringsewu dan Lampung tengah.
"Sudah ada beberapa, termasuk MAN 1 Bandar Lampung, dan beberapa yang lain yang sudah punya boarding (asrama)," kata dia.
Namun, ia mengakui bahwa sebaran madrasah berkualitas saat ini dinilai belum merata hingga ke wilayah-wilayah terjauh.
"Ke depan, arah kebijakan kita adalah memastikan madrasah unggul tidak hanya fokus pada prestasi kompetisi semata, tetapi juga pada implementasi lapangan yang berdampak luas bagi lingkungan dan penguatan karakter siswa," ujarnya.
Di samping itu, Rifai mengatakan bahwa Lampung saat ini memiliki sejumlah embrio madrasah unggul.
"Seperti MAN Insan Cendekia Lampung Timur, kemudian jajaran MAN dan MTsN rujukan di berbagai kabupaten/kota mulai dari Bandar Lampung, Metro, hingga Lampung Barat," jelasnya.
Guna mewujudkan visi Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia, Rifai menyebut pihaknya telah mengklasifikasi indikator madrasah dalam empat klaster strategis.
"Pertama klaster akademik-intelektual. Poinnya adalah menitikberatkan pada literasi sains, matematika, keislaman, serta riset inovatif pelajar," kata dia.
Kemudian, pendidikan karakter dan ideologi, yakni dengan memperkuat moderasi beragama, sikap anti-radikalisme, dan etika kepemimpinan yang sejalan dengan visi Kementerian Agama.
Secara kelembagaan, pihaknya juga mendorong lahirnya kepala madrasah visioner dengan tata kelola transparan dan budaya mutu.
| Modus Karyawan Leasing di Bandar Lampung Gadaikan Mobil Perusahaan, Istri Berperan |
|
|---|
| Kadisdikbud Lampung Tengah Baru Tahu Ada Surat Sekda Soal Penunjukkan Plh |
|
|---|
| Jadi Pilot Project, Petani Ulu Belu Lampung Tanam Perdana Bawang Putih Lokal |
|
|---|
| Motif Satpam di Lampung Nekat Bobol Rumah Eks Majikan lalu Gasak Rp40 Juta |
|
|---|
| Kondisi Terkini Pratikno Seusai Tersambar Petir di Area Persawahan Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kabid-Penmad-Kemenag-Lampung-Ahmad-Rifai-544.jpg)