Berita Lampung

Pemkot Bandar Lampung Berharap Peralihan Dapur SPPG Tak Putus Distribusi MBG ke Siswa

Upaya tersebut untuk memastikan pelayanan MBG kepada siswa di Bandar Lampung agar tidak terputus.

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
PERALIHAN DAPUR - Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol berharap SPPG mempercepat proses peralihan dapur agar distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa tidak terputus.  
Ringkasan Berita:
  • Pemkot Bandar Lampung berharap SPPG mempercepat proses peralihan dapur MBG.
  • Upaya tersebut untuk memastikan pelayanan MBG kepada siswa tidak terputus.
  • Mengingat ada 3 SDN di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung yang tidak menerima MBG sudah sekitar satu bulan sejak 12 Januari 2026.
  • Alasannya karena ada peralihan dapur SPPG.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol berharap SPPG (Satu Pelayanan Pemenuhan Gizi) mempercepat proses peralihan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Upaya tersebut untuk memastikan pelayanan MBG kepada siswa tidak terputus. Mengingat ada 3 SDN di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung yang tidak menerima MBG sudah sekitar satu bulan sejak 12 Januari 2026. Alasannya karena ada peralihan dapur SPPG.

Ketiga sekolah itu, yakni SDN 1 Way Dadi, SDN 1 Harapan Jaya, dan SD Negeri 2 Sukarame. Sampai saat ini MBG untuk tiga sekolah tersebut belum diberikan.

Berdasar informasi, terhentinya penyaluran MBG di tiga sekolah ini karena adanya proses pemerataan serta peralihan dapur SPPG.

Asisten I Wilson mengatakan, persoalan ini muncul karena adanya perubahan pengelolaan dapur MBG yang sebelumnya dikoordinasikan oleh Satuan Pelaksana Gugus (SPG) kecamatan.

"Memang kita ketahui dari koordinator SPG kecamatan, ada beberapa dapur yang mengalami perubahan formula karena jumlah siswa yang harus dilayani mencapai lebih dari 3.000 orang," jelas Wilson, Kamis (12/2/2026).

Akibat peningkatan jumlah siswa, pihak pemerintah kota memutuskan untuk membentuk dapur baru guna memastikan layanan MBG tetap berjalan optimal.

Namun, proses transisi ini memicu keterlambatan distribusi di beberapa sekolah sehingga menu MBG tidak dapat diterima oleh siswa selama beberapa waktu.

Wilson menegaskan, pemerintah kota menyadari pentingnya memastikan kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi.

"Oleh karena itu, masa transisi ini kami harapkan bisa dipercepat sehingga siswa tetap mendapatkan menu dari dapur MBG kami," ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Bandar Lampung akan melakukan koordinasi lebih intensif dengan seluruh SPG kecamatan dan pihak sekolah untuk memastikan distribusi MBG berjalan lancar.

Langkah ini diambil agar tidak terjadi lagi gangguan layanan yang dapat memengaruhi asupan gizi siswa.

Pemkot Bandar Lampung berencana melakukan evaluasi terhadap kapasitas dapur SPPG dan kebutuhan jumlah siswa di masing-masing sekolah. Dengan demikian, diharapkan pembagian makan bergizi gratis ini bisa lebih merata dan tepat waktu.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved