Berita Lampung
Kemenag Lampung Dukung Rencana Pengangkatan Guru Madrasah Swasta Jadi PPPK
Kanwil Kemenag Lampung mendukung penuh rencana pemerintah pusat untuk mengangkat guru madrasah swasta menjadi PPPK
Penulis: Hurri Agusto | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Kantor Wilayah Kementerian Agama ( Kanwil Kemenag ) Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah pusat untuk mengangkat guru madrasah swasta menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Hal ini merespon aspirasi besar para tenaga pendidik di sekolah Swasta yang mengharapkan kepastian status dan peningkatan kesejahteraan.
Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Zulkarnain, menegaskan bahwa tidak ada perbedaan antara guru negeri dan swasta, karena mereka adalah elemen vital dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Namun, ia menggarisbawahi bahwa kewenangan penentuan kuota akhir tetap berada di tangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
"Guru swasta maupun negeri adalah aset negara yang harus disejahterakan, namun tentu dengan tetap melihat kondisi keuangan dan kemampuan negara," ujar Zulkarnain kepada Tribunlampung, Jumat (13/2/2026).
Zulkarnain memaparkan, secara statistik, ketergantungan terhadap guru swasta di Lampung terbilang masih sangat tinggi.
Berdasarkan data Kemenag Lampung tahun 2025, tercatat ada 2.376 madrasah swasta di Provinsi Lampung, sementara madrasah negeri hanya berjumlah 99 unit.
Secara keseluruhan, jumlah guru madrasah di provinsi ini mencapai 29.343 orang.
Dari jumlah tersebut, guru yang mengabdi di lembaga swasta pada jenjang MI, MTs, dan MA mencapai 22.484 orang.
Jika ditambah dengan 3.255 guru RA yang seluruhnya berstatus swasta, maka total tenaga pendidik swasta di Lampung menyentuh angka 25.739 orang.
Angka tersebut jauh melampaui jumlah guru berstatus Negeri (ASN) yang tercatat hanya berjumlah 3.604 orang di jenjang MI, MTs, dan MA.
Selain tenaga pendidik (guru), Tenaga Kependidikan (Tendik) di Lampung tercatat ada 2.923 orang yang tersebar di berbagai jenjang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.726 orang bertugas di madrasah swasta (MI, MTs, MA), sementara 302 orang berada di RA, dan sisanya mengabdi di madrasah negeri.
Hal ini pula yang ini menjadi alasan kuat bagi Kanwil Kemenag Lampung untuk terus mendorong pusat agar memberikan porsi kuota PPPK yang adil bagi guru swasta demi menjamin kualitas pendidikan bagi lebih dari 320 ribu siswa madrasah di Lampung.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kemenag Lampung, Herry Setiawan, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan data yang akurat dan real-time melalui sistem EMIS GTK.
| Terkuak, Cara Maling Bobol Kandang dan Bawa Kabur Kambing Rambon di Lampung Tengah |
|
|---|
| 1 Nelayan Hilang Seusai Perahunya Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Lampung Selatan |
|
|---|
| Pengakuan Mengejutkan Mantan Lurah, Sengketa Tanah Gotong Royong Kian Panas |
|
|---|
| Tim SAR Gabungan Telusuri Satu ABK KM Bima yang Hilang di Perairan Kalianda Lampung |
|
|---|
| Maling Motor di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa, Sempat Lepas Tembakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kepala-Kanwil-Kemenag-Lampung-Zulkarnain-Februari.jpg)