Berita Lampung

Agar Tak ke Jalan, 2 Wanita Manusia Silver di Bandar Lampung Bakal Dibantu Modal Usaha

Wali Kota Eva Dwiana menegur dua wanita manusia silver tersebut karena meminta-minta di wilayah Sukabumi, Bandar Lampung.

Tribunlampung.co.id/Istimewa
DIBINA - Dua wanita manusia silver yang viral ditegur Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana karena meminta-minta diwilayah Sukabumi beberapa waktu lalu, sudah dilakukan pembinaan di Yayasan Mardiguna. 

Ringkasan Berita:
  • Dua wanita silver yang minta-minta di Bandar Lampung akhirnya dibina di UPTD Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Mardi Guna.
  • Mereka bakal menerima modal untuk usaha supaya tidak turun ke jalan lagi minta-minta.
  • Dinsos Kota Bandar Lampung berencana memberikan bantuan modal usaha kurang lebih Rp 1,5- 2 juta.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dua wanita manusia silver yang viral ditegur Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana sudah dilakukan pembinaan.

Wali Kota Eva Dwiana menegur dua wanita manusia silver tersebut karena meminta-minta di wilayah Sukabumi, Bandar Lampung beberapa waktu lalu.

Sementara pembinaan dilaksanakan di UPTD Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Mardi Guna. Keduanya berinisial PW dan A, masing-masing sudah berkeluarga.

PW telah menikah dengan pria asal luar Bandar Lampung dan memiliki satu anak. Ia berencana membuka usaha ayam geprek apabila bantuan modal usaha sudah direalisasikan.

Sementara itu, A juga telah berkeluarga. Suaminya berasal dari luar Bandar Lampung dan hingga kini belum memiliki anak. A berencana membuka usaha cireng sebagai sumber penghasilan baru bagi keluarganya.

Baca juga: Pol PP Bandar Lampung Tertibkan Manusia Silver dan ODGJ

Kepala Dinas Sosial Kota Bandar Lampung, Aklim Sahadi membenarkan pihaknya menempatkan dua wanita manusia silver tersebut ke UPTD Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Mardi Guna.

"Dalam sistem penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), Dinsos membagi rujukan pembinaan sesuai kategori. Untuk anak jalanan dan manusia silver, pembinaan dilakukan melalui Yayasan Mardiguna," ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Pihaknya tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga memberikan solusi jangka panjang melalui bantuan modal usaha. "Kita rencanakan pembinaan usaha untuk mereka. Tinggal menunggu anggaran tersedia," ujarnya.

Sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi, Dinsos Kota Bandar Lampung berencana memberikan bantuan modal usaha kurang lebih Rp 1,5- 2 juta.

Bantuan tersebut ditujukan agar mereka memiliki usaha mandiri dan tidak kembali ke jalan untuk meminta-minta.

"Tujuannya supaya mereka bisa mandiri secara ekonomi. Kalau sudah punya usaha, harapannya tidak turun lagi ke jalan," ujar Aklim.

Namun, realisasi bantuan masih dalam tahap pendataan dan proses administrasi.

Dinsos juga mengakui adanya tantangan dalam proses pembinaan, salah satunya adalah residivisme atau pengulangan.

Terdapat warga yang sudah pernah dibina dan dikirim ke yayasan, namun kembali lagi ke jalanan.

"Kita terus lakukan monitoring dan koordinasi, termasuk dengan pemerintah provinsi, agar penanganannya tepat sasaran," tutupnya.

Dinsos berharap melalui pembinaan dan pemberdayaan ekonomi ini, para mantan manusia silver dapat memiliki penghasilan tetap dan kehidupan yang lebih layak bersama keluarga mereka.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved