Berita Lampung

Polantas Bandar Lampung Siaga di Titik Takjil dan Pusat Ngabuburit

Polantas) Polresta Bandar Lampung menyiapkan strategi khusus pengamanan seiring Meningkatnya aktivitas masyarakat di bulan suci Ramadan

Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
STRATEGI KHUSUS - Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP R Manggala Agung Sri Mahardjo, Kamis (19/2/2026). Polresta Bandar Lampung menyiapkan strategi khusus pengamanan di sejumlah titik keramaian di Kota Bandar Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung Meningkatnya aktivitas masyarakat saat bulan suci Ramadan 1447 Hijriah membuat jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polresta Bandar Lampung menyiapkan strategi khusus pengamanan di sejumlah titik keramaian di Kota Bandar Lampung.

Lonjakan warga yang berburu takjil, ngabuburit, hingga melaksanakan salat tarawih diprediksi memicu kepadatan arus lalu lintas, terutama di kawasan protokol dan pusat jajanan Ramadan.

Kasatlantas AKP Manggala mengatakan, pihaknya telah menyiagakan personel di titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

“Personel kami tempatkan mulai dari lokasi penjualan takjil, titik ngabuburit, hingga pengamanan tarawih. Tujuannya agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (19/2/2026).

Menurut Manggala, kepadatan lalu lintas umumnya terjadi menjelang waktu berbuka puasa. Banyak masyarakat keluar rumah menggunakan kendaraan untuk mencari takjil maupun sekadar menunggu waktu berbuka.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya menerapkan pola strong point pada sore hari hingga aktivitas masyarakat berakhir.

Petugas akan ditempatkan di persimpangan jalan serta kawasan yang berpotensi terjadi penumpukan kendaraan. Bahkan, jika terjadi kepadatan di jalan protokol, polisi akan melakukan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas.

“Kalau terjadi penumpukan, akan kami lakukan pengalihan arus agar tidak terpusat di satu titik saja,” jelasnya.

Selain pengaturan lalu lintas, pengamanan juga difokuskan untuk mencegah potensi gangguan keamanan seperti perang sarung maupun tindak pidana lainnya yang kerap muncul saat Ramadan.

Patroli akan digelar pada malam hari saat tarawih, serta dini hari usai sahur.

“Dengan patroli rutin, kami harapkan potensi gangguan seperti perang sarung bisa dicegah sejak dini,” terangnya.

Di setiap titik keramaian, minimal satu hingga dua personel polantas disiagakan, didukung personel gabungan dari satuan kerja lain dan polsek setempat.

Polresta Bandar Lampung juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya selama Ramadan, terutama pada malam hari.

Kehadiran polisi di lapangan diharapkan bukan hanya menjaga kelancaran lalu lintas, tetapi juga menciptakan suasana Ramadan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Bandar Lampung.

( Tribunlampung.co.id

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved