Berita Lampung
3 Jemaah Umrah asal Pesawaran Masih Berada di Tanah Suci
tiga jemaah asal Kabupaten Pesawaran saat ini masih berada di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Ketiganya dijadwalkan kembali ke Indonesia.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Berdasarkan data Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), sebanyak tiga jemaah asal Kabupaten Pesawaran saat ini masih berada di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Ketiganya dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 5 Maret 2026.
“Ketiganya dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 5 Maret 2026,” ujar Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Pesawaran, Kamaruddin, kepada Tribun Lampung, Selasa (3/3/2026).
Kamaruddin menjelaskan, pada periode Ramadan ini terdapat satu calon jemaah umrah asal Pesawaran yang terdaftar akan berangkat melalui travel Safar Wisata Madina.
Sebagai langkah antisipasi, Kemenhaj Pesawaran terus melakukan koordinasi intensif dengan PPIU yang beroperasi di wilayah tersebut. Koordinasi dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan jemaah, baik yang sedang berada di luar negeri maupun yang akan berangkat dalam waktu dekat.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan PPIU yang ada di Pesawaran,” kata Kamaruddin.
Ia menambahkan, seluruh PPIU di Pesawaran telah melaporkan data jemaah, baik yang masih menjalankan ibadah di luar negeri maupun yang akan segera berangkat. Pendataan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan perlindungan terhadap jemaah.
Apabila terdapat jemaah yang ingin kembali lebih awal, Kamaruddin menjelaskan bahwa pengaturan jadwal sepenuhnya menjadi kewenangan PPIU bersama maskapai penerbangan. Sementara itu, Kemenhaj tetap melakukan pemantauan dan koordinasi sesuai dengan kewenangannya.
“Yang mengatur jadwal adalah pihak PPIU bersama maskapai penerbangan,” jelasnya.
Kemenhaj juga mengimbau keluarga jemaah agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta untuk memperoleh informasi resmi melalui PPIU, maskapai penerbangan, maupun otoritas terkait.
Terkait pelaksanaan ibadah haji, Kamaruddin memastikan hingga saat ini tidak ada indikasi penundaan jadwal akibat situasi konflik yang berkembang. Pelaksanaan haji tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Secara umum, Kemenhaj Pesawaran mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti dan memperhatikan imbauan pemerintah terkait penyelenggaraan ibadah umrah dan haji di tengah dinamika situasi global.
“Kami mengimbau masyarakat senantiasa mengikuti dan memperhatikan imbauan pemerintah,” pungkasnya.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)
| 5 Mahasiswa Darmajaya Ikuti Student Mobility, Dalami Teknologi IoT di NTVU |
|
|---|
| DPRD Bandar Lampung Soroti Dugaan Penimbunan Sungai oleh Pengembang Perumahan |
|
|---|
| Antisipasi Karhutla, Walhi Lampung Ungkap Perlunya Mitigasi sejak Dini |
|
|---|
| Lampung Diprediksi Alami El Nino Godzilla, Kemarau Ekstrem Terpanas dalam 30 Tahun |
|
|---|
| Penerimaan Calon Anggota Polri 2026 Lampung Tengah Mulai Tahap Rikmin Awal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/58873-jemaah-umrah-tertahan.jpg)