Pemkot Bandar Lampung
Wati Semringah Dapat Sembako Murah di Pasar Ramadan Pemkot Bandar Lampung
Pasar Murah digelar di 20 titik di Kota Bandar Lampung salah satunya di Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kamis (26/2/2026).
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Pemkot Bandar Lampung menggelar pasar murah Ramadan 2026.
- Pasar murah tersebut digelar di 20 titik, salah satunya di Kelurahan Bumi Waras.
- Pemkot mensubsidi sejumlah komoditas yang dijual di pasar murah itu.
- Harapannya dapat menekan lonjakan harga bahan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadan.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Wati tampak semringah setelah mendapat sejumlah bahan pokok untuk kebutuhan dapur. Sebelumnya dia ikut berdesakan dalam antrean warga di pasar murah Ramadan Pemkot Bandar Lampung.
Pasar Murah digelar di 20 titik di Kota Bandar Lampung salah satunya di Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kamis (26/2/2026).
Antrean warga di pasar murah sejak pukul 07.00 WIB meski kegiatan resmi dimulai pukul 08.00 WIB. Tak butuh waktu lama, sekitar pukul 08.30 WIB, sejumlah komoditas yang dijual ludes.
Wati, satu di antara warga yang memanfaatkan pasar murah itu mengaku terbantu karena harganya lebih rendah dari di pasaran.
Alhasil dia pun semringah setelah mendapat bahan pokok yang berhasil dibeli. Mulai dari beras, telur, cabai hingga bawang.
Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Pastikan THR ASN Cair Tepat Waktu
"Di pasar (umum) bedanya bisa sampai Rp15.000-an," ujarnya.
Menurutnya, selisih harga itu sangat membantu kondisi ekonomi keluarga. Terlebih di tengah kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi jelang bulan suci.
Wati menegaskan, bahan pangan yang dibeli bukan untuk persiapan hari raya semata, melainkan untuk kebutuhan konsumsi harian.
Dengan harga yang lebih murah, ia bisa menghemat pengeluaran dan mengalokasikan sisa uang belanja untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak.
Telur ayam di Pasar Murah seharga Rp25.000 per kilogram, beras Rp59.500 per kemasan, terigu Rp8.500 per kilogram, minyak goreng Rp16.000 per liter, dan gula pasir Rp13.500 per kilogram.
Antusiasme masyarakat terlihat dari dominasi antrean yang diisi berbagai kalangan, mulai dari anak muda, ibu rumah tangga hingga lansia.
Petugas dari kelurahan dan kecamatan setempat turut berjaga dan mengatur jalannya distribusi agar tetap tertib dan lancar.
Wati pun menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Wali Kota atas penyelenggaraan pasar murah tersebut.
"Alhamdulillah, sangat membantu kami masyarakat kecil," katanya.
Kadis Perdagangan Pemkot Bandar Lampung Erwin mengatakan, lewat program ini Pemkot berharap dapat menekan lonjakan harga bahan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadan.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus dievaluasi agar pelaksanaannya semakin optimal dan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )
| Pemkot Bandar Lampung Gandeng Pemprov Bahas Infrastruktur hingga Pendidikan |
|
|---|
| Pemkot Bandar Lampung Dukung Pembatasan Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun |
|
|---|
| Pasar Murah Ramadan di 20 Kecamatan Bandar Lampung, Beras 5 Kg Disubsidi Rp 15 Ribu |
|
|---|
| Pemkot Bandar Lampung Pastikan THR ASN Cair Tepat Waktu |
|
|---|
| Satpol PP Bandar Lampung Tindak Tegas PMKS, Perang Sarung hingga Tempat Hiburan Malam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pasar-murah-Ramadan-Pemkot-Bandar-Lampung-jaga-stabilitas-daya-beli-warga.jpg)