Berita Lampung

Muhammadiyah Lampung: Lebaran Boleh Beda Hari, Kebersamaan Jangan Ikut Terbelah

Di tengah potensi perbedaan Idulfitri 1447 Hijriah, PW Muhammadiyah Lampung menekankan pentingnya menjaga suasana damai

Penulis: Riyo Pratama | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
TITIK LOKASI SALAT - Salat Idul Fitri Muhammadiyah. 11 titik lokasi salat Id Muhammadiyah di Bandar Lampung Jumat besok.Di tengah potensi perbedaan Idulfitri 1447 Hijriah menjaga suasana damai di tengah keberagaman dianggap lebih penting 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung mengingatkan masyarakat bahwa perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri bukan hal baru, namun cara menyikapinya menjadi penentu tetap utuh atau tidaknya persaudaraan.

Di tengah potensi perbedaan Idulfitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026, Ketua PW Muhammadiyah Lampung, Sudarman, menekankan pentingnya menjaga suasana damai di tengah keberagaman.

“Perbedaan itu biasa, yang luar biasa adalah kalau kita tetap rukun meskipun tidak merayakan di hari yang sama,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Menurutnya, Idulfitri bukan hanya soal tanggal, tetapi momentum untuk mempererat hubungan sosial, saling memaafkan, dan memperkuat nilai kebersamaan di masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia dibangun di atas fondasi toleransi. Karena itu, perbedaan metode penentuan awal Syawal seharusnya tidak menjadi alasan munculnya gesekan di tengah masyarakat.

“Jangan sampai perbedaan teknis ibadah justru merusak ukhuwah. Justru ini kesempatan untuk menunjukkan kedewasaan dalam beragama,” tambahnya.

Di Bandar Lampung, semangat kebersamaan itu juga terlihat dari persiapan pelaksanaan Salat Idulfitri oleh Muhammadiyah yang telah menyiapkan sejumlah titik lokasi bagi jamaah.

Langkah ini tidak hanya sebagai fasilitas ibadah, tetapi juga bentuk pelayanan kepada masyarakat agar dapat menjalankan Hari Raya dengan nyaman dan khusyuk.

Sejumlah lokasi yang disiapkan tersebar di berbagai wilayah kota, mulai dari kawasan pendidikan hingga ruang terbuka, menunjukkan upaya untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Meski demikian, daftar lokasi tersebut masih bersifat dinamis dan berpotensi bertambah.

Di akhir pernyataannya, Sudarman kembali mengajak masyarakat untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum persatuan, bukan perdebatan.

“Silakan berbeda dalam penentuan hari, tapi jangan berbeda dalam menjaga persaudaraan,” tutupnya.

 ( Tribunlampung.co.id

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved