Mudik Lebaran

Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean

Pengelola ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) bersama Polda Lampung memberlakukan sistem penundaan perjalanan (

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
DELAY SYSTEM - Pengelola ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) bersama Polda Lampung memberlakukan sistem penundaan perjalanan (delay system) bagi kendaraan angkutan barang, Senin (30/3/2026).   

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pengelola ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) bersama Polda Lampung memberlakukan sistem penundaan perjalanan (delay system) bagi kendaraan angkutan barang, Senin (30/3/2026).

Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni selama periode arus mudik dan balik Lebaran.

Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia mengatakan, langkah ini merupakan strategi untuk mengurai kepadatan yang berpotensi menumpuk di area pelabuhan.

"Pengaturan arus lalu lintas sejak di ruas tol diharapkan dapat membuat distribusi kendaraan lebih merata, sehingga antrean di pelabuhan bisa ditekan," ujarnya, Senin (30/3/2026).

Penerapan delay system dilakukan secara situasional melalui skema buka-tutup di sejumlah rest area, yakni KM 20 B, KM 33 B, KM 49 B, KM 87 B, dan KM 116 B.

Kendaraan sumbu tiga ke atas diarahkan untuk berhenti sementara di titik-titik tersebut sebelum melanjutkan perjalanan.

Sementara itu, Plt Manager Operasi BTB, Andri Dewantoro menegaskan bahwa kebijakan ini hanya berlaku bagi kendaraan angkutan barang.

Untuk kendaraan pribadi dan bus tetap diperbolehkan melanjutkan perjalanan tanpa penundaan.

"Delay system hari ini diberlakukan secara selektif hanya untuk kendaraan sumbu tiga ke atas, sedangkan kendaraan golongan I tetap berjalan normal menuju pelabuhan," jelasnya.

Ia menambahkan, penerapan sistem ini sangat bergantung pada kapasitas parkir di Pelabuhan Bakauheni.

Jika kapasitas masih mencukupi, arus kendaraan tetap berjalan normal.

Namun, jika terjadi lonjakan volume, maka sistem delay akan dioptimalkan.
Pengelola tol juga memastikan bahwa tidak terjadi kemacetan di ruas Tol Bakter.

Seluruh petugas disiagakan untuk memberikan pelayanan optimal demi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan selama periode mudik Lebaran 2026.

Melalui kebijakan ini, diharapkan arus kendaraan menuju pelabuhan lebih terkendali, sekaligus memberikan ruang tunggu yang aman bagi pengemudi, khususnya kendaraan logistik.

Pengguna jalan diimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kendaraan, serta memastikan saldo e-toll mencukupi sebelum perjalanan.

Informasi terkini juga dapat diakses melalui aplikasi Astoll by HKA atau layanan call center 150700.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved