Mudik Lebaran

Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni

Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, yang sudah memasuki H+7 masih terpantau ramai dan menunjukkan peningkatan.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
ARUS BALIK LEBARAN - Kondisi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Sabtu (29/3/2026) malam. Terlihat antrean kendaraan mengular menunggu masuk kapal. Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada Minggu (29/3/2026), tercatat ada 182 trip kapal yang beroperasi melayani penyeberangan. Sementara total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 102.526 orang. 

Ringkasan Berita:
  • Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni masih ramai hingga H+7.
  • Penumpang mencapai 102.526 orang (naik 36,5 persen), kendaraan 25.747 unit (naik 39 % ).
  • Lonjakan terbesar pada motor dan mobil, sementara truk justru menurun.
  • PT ASDP Ferry Indonesia mencatat total penumpang H-10 hingga H+7 tembus 1,23 juta orang.
  • Arus Jawa–Sumatera via Pelabuhan Merak juga meningkat, menandakan mobilitas masih tinggi.

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, yang sudah memasuki H+7 masih terpantau ramai.

Jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Sumatera menuju Jawa masih menunjukkan peningkatan.

Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada Minggu (29/3/2026), tercatat ada 182 trip kapal yang beroperasi melayani penyeberangan.

General Manager PT ASDP Ferry Indonesia (Persero) Cabang Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 102.526 orang.

Jumlah tersebut naik sekitar 36,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 75.095 orang.

Baca juga: DPRD Lampung Apresiasi Seluruh Petugas yang Bekerja Maksimal untuk Kelancaran Arus Balik

“Lonjakan juga terlihat pada kendaraan, terutama roda dua dan roda empat yang memang mendominasi arus balik tahun ini,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Data menunjukkan kendaraan roda dua yang menyeberang mencapai 8.715 unit, atau naik 82,7 persen dibandingkan tahun lalu.

Sementara kendaraan roda empat tercatat sebanyak 12.842 unit, meningkat 35,2 persen.

Di sisi lain, jumlah truk justru mengalami penurunan sekitar 12,7 persen, dengan total 3.242 unit. Tahun lalu jumlahnya mencapai 3.713 unit.

Sedangkan kendaraan bus mengalami kenaikan cukup tinggi. Tercatat ada 948 unit bus yang menyeberang, naik sekitar 73 persen dibandingkan tahun lalu.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+7 mencapai 25.747 unit. Angka ini meningkat sekitar 39 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yang tercatat 18.529 unit.

Jika dihitung sejak H-10 hingga H+7, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 1.234.010 orang. Jumlah ini naik sekitar 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara total kendaraan tercatat sebanyak 306.495 unit, meningkat sekitar 8,7 persen.

Di sisi lain, pergerakan penumpang dari Jawa menuju Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara juga mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Posko Merak pada periode yang sama (H+7), tercatat ada 156 trip kapal yang beroperasi. Total penumpang yang menyeberang mencapai 56.012 orang, atau naik 11,1 persen dibandingkan tahun lalu.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved