Harga Plastik Naik

UMKM Lampung Terdampak Kenaikan Harga Plastik, Idew Bakery Cari Kemasan Alternatif

Usaha kuliner ini mengalami pembengkakan biaya operasional akibat lonjakan harga bahan kemasan tersebut.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini
UMKM - Apridayani selaku owner Idew Bakery saat memamerkan produk hampers miliknya. Kini usahanya tersebut terdampak kenaikan harga plastik di pasaran. 
Ringkasan Berita:
  • Kenaikan harga plastik mulai dirasakan dampaknya oleh pelaku UMKM di Lampung.
  • Usaha kuliner ini mengalami pembengkakan biaya operasional akibat lonjakan harga bahan kemasan tersebut.
  • Mengingat plastik lebih banyak dipakai untuk kemasan produk UMKM.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kenaikan harga plastik mulai dirasakan dampaknya oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Termasuk Idew Bakery yang dijalankan oleh Apridayani. 

Usaha kuliner ini mengalami pembengkakan biaya operasional akibat lonjakan harga bahan kemasan tersebut.

Apridayani menyebutkan bahwa kenaikan harga plastik sangat berpengaruh terhadap usahanya. Sebab plastik selama ini menjadi komponen penting.

Tidak hanya untuk pengemasan produk, tetapi juga dalam proses produksi, seperti sarung tangan dan alas dalam pengerjaan olahan makanan miliknya.

“Biaya operasional jelas meningkat karena hampir semua proses masih bergantung pada plastik,” ujarnya Selasa (7/4/2026).

Baca juga: Harga Plastik Meroket, Pembeli di Bandar Lampung Mulai Mengeluh

Kondisi ini turut berdampak pada harga produk. Meski tidak secara signifikan menaikkan harga jual, Apridayani mengakui adanya penyesuaian yang sulit dihindari. 

Di sisi lain, konsumen tetap menginginkan produk berkualitas dengan harga terjangkau. Sehingga margin keuntungan pun ikut tertekan.

“Alhamdulillah tidak sampai rugi, tapi keuntungan berkurang karena harus menyesuaikan dengan kondisi pasar,” jelasnya.

Di tengah situasi tersebut, Idew Bakery mulai mencari alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah penggunaan bahan kertas. 

Namun, upaya ini juga menghadapi kendala karena harga kertas turut mengalami kenaikan. “Saat ini kami masih terus mencari solusi terbaik. Rencana beralih ke kertas aja, tapi harganya juga ikut naik,” ungkapnya.

Untuk sementara, Idew Bakery masih menggunakan plastik sambil melakukan berbagai pertimbangan terkait keamanan, kualitas, dan efisiensi kemasan. 

(Tribunlampung.co.id/ Bintang Puji Anggraini)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved