Berita Lampung

Polisi dan Warga Bantu Bersihkan Puing Sisa Kebakaran Rumah ASN di Pringsewu

Dengan peralatan seadanya, warga dan aparat kepolisian tampak saling bahu membahu mengevakuasi material bangunan yang hangus terbakar. 

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Polres Pringsewu
BERSIHKAN PUING - Personel Bhabinkamtibmas Polsek Gadingrejo, Aipda Rio Destia bersama warga membersihkan puing-puing sisa kebakaran hebat yang menghanguskan rumah milik seorang ASN di RT 01 RW 01 Pekon Wates, Rabu (20/5/2026).  

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Personel Bhabinkamtibmas Polsek Gadingrejo, Aipda Rio Destia bersama warga membersihkan puing-puing sisa kebakaran hebat yang menghanguskan rumah milik seorang aparatur sipil negara (ASN) di RT 01 RW 01 Pekon Wates, Rabu (20/5/2026).

Dengan peralatan seadanya, warga dan aparat kepolisian tampak saling bahu membahu mengevakuasi material bangunan yang hangus terbakar. 

Sisa kayu, genteng, besi hingga perabot rumah tangga yang menghitam dikumpulkan dan dibersihkan dari lokasi.

Aksi gotong royong tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap korban kebakaran yang mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat musibah itu.

Aipda Rio mengatakan, dirinya bersama warga sengaja turun membantu agar puing-puing rumah cepat dibersihkan dan korban bisa segera menata kembali tempat tinggalnya.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Rumah ASN di Pringsewu, Kerugian Capai Rp300 Juta

“Namanya musibah tentu berat buat korban. Jadi kami bersama warga berinisiatif membantu bersih-bersih, mudah-mudahan bisa sedikit meringankan,” kata Rio.

Sementara itu, pemilik rumah, Agung Setiawan mengaku terharu melihat kepedulian warga dan aparat kepolisian yang ikut membantu membersihkan sisa kebakaran rumahnya.

“Saya benar-benar nggak nyangka banyak yang datang bantu. Terima kasih buat warga, Pak Rio dan semua yang sudah peduli. Kondisi begini tentu berat buat kami, tapi bantuan seperti ini bikin kami merasa nggak sendirian,” ujar Agung.

Warga sekitar pun tampak antusias ikut membantu proses pembersihan. 

Mereka bergotong royong sejak pagi untuk mempercepat evakuasi puing-puing rumah yang sebelumnya ludes dilalap api.

Diketahui, kebakaran terjadi pada Selasa (19/5/2026) pagi sekitar pukul 06.15 WIB. 

Rumah permanen milik Agung Setiawan (40), seorang ASN, hangus terbakar diduga akibat korsleting listrik saat pengisian daya telepon genggam.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut lantaran penghuni rumah sedang berada di luar saat kebakaran terjadi. 

Namun seluruh bangunan rumah beserta isinya dilaporkan habis terbakar dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta. 

Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved