Berita Lampung

Pemkab Pesawaran Siapkan Rp 24 M dari APBD Dukung Pembangunan Infrastruktur

Pemkab Pesawaran melalui Dinas PUPR mengalokasikan anggaran sekitar Rp 24 miliar pada APBD tahun 2026 untuk mendukung pembangunan infrastruktur.

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya
ALOKASI ANGGARAN - Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran, David Oktoriandi. Pemkab Pesawaran melalui Dinas PUPR mengalokasikan anggaran sekitar Rp 24 miliar pada APBD tahun 2026 untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Bumi Andan Jejama. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Pesawaran melalui Dinas PUPR alokasikan Rp 24 miliar paa APBD untuk dukung pembangunan infrastruktur.
  • Tidak hanya difokuskan perbaikan jalan, tetapi mencakup rehabilitasi gedung serta penunjang pelayanan publik.
  • Memprioritaskan penyelesaian sejumlah jembatan yang dinilai sangat penting bagi konektivitas masyarakat. 

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sekitar Rp 24 miliar pada APBD tahun 2026 untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Bumi Andan Jejama. 

Baca Juga: Pemkab Pesawaran Siapkan 7 Hektare Lahan untuk Sekolah Rakyat, Lokasi Dinilai Layak

Dana tersebut tidak hanya difokuskan pada perbaikan jalan, tetapi juga mencakup rehabilitasi gedung serta pembangunan sarana penunjang pelayanan publik.

Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran, David Oktoriandi mengatakan, dari total anggaran tersebut, sekitar Rp 15 miliar akan digunakan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan, jembatan, gorong-gorong, serta drainase.

“Total anggaran sekitar Rp 24 miliar. Namun tidak semuanya untuk jalan. Ada juga rehabilitasi gedung DPRD sekitar Rp 7 miliar, kemudian pembangunan fasilitas pelayanan publik dan dukungan kegiatan TMMD. Untuk jalan dan infrastruktur pendukungnya sekitar Rp15 miliar,” kata David.

Menurutnya, pada tahun ini pihaknya memprioritaskan penyelesaian sejumlah jembatan yang dinilai sangat penting bagi konektivitas masyarakat. 

Sebab, keberadaan jembatan menjadi penentu berfungsinya ruas jalan yang menghubungkan antarwilayah.

Beberapa jembatan yang menjadi prioritas berada di wilayah  yang berbatasan dengan Kabupaten Lampung Selatan dan sebelumnya terdampak bencana. 

Selain itu, terdapat jembatan gantung di Kecamatan Tegineneng, yang salah satunya di jembatan di Desa Kota Agung, serta beberapa titik lainnya yang membutuhkan penanganan segera.

“Kalau jembatan tidak selesai, fungsi jalannya juga terputus. Karena itu ada sekitar empat jembatan yang menjadi prioritas untuk kita tangani,” ujarnya.

Selain jembatan, Dinas PUPR juga menyiapkan pembangunan dan peningkatan sekitar 20 ruas jalan yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Pesawaran.

David menjelaskan, beberapa ruas yang menjadi prioritas antara lain jalan penghubung dari perbatasan Lampung Selatan menuju wilayah Siliwangi, ruas Simpang Togok, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, jalan di Desa Baturaja, Kecamatan Way Lima, serta akses menuju kawasan wisata Dermaga Ketapang, Kecamatan Teluk Pandan.

Kemudian juga, katanyaa, ruas jalan di Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai juga masuk dalam daftar prioritas pembangunan tahun ini.

“Untuk mendukung sektor pariwisata, kita juga membenahi jalan menuju Dermaga Ketapang,” imbuhnya. 

“Kemudian ada beberapa ruas lain yang memang menjadi kebutuhan masyarakat dan mendukung konektivitas antarwilayah,” jelasnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved