Berita Lampung

Harga Cabai Merah Keriting di Lampung Turun Pasca Iduladha, Rp 48.792 per Kg

Harga cabai merah keriting turun dari Rp 57.167 per kilogram pada 26 Mei menjadi Rp 48.792 per kilogram pada 2 Juni 2026.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya
HARGA CABAI TURUN - Lapak pedagang cabai di Pasar Terminal Pringsewu. Harga cabai merah keriting di Lampung turun pasca Iduladha, Rp 48.792 per kilogram. 

Ringkasan Berita:
  • Harga cabai merah keriting, cabai rawit merah, hingga bawang merah tercatat turun pasca Iduladha 2026. 
  • Berdasarkan data Disperindag Lampung, harga cabai merah keriting turun dari Rp 57.167 per kilogram pada 26 Mei menjadi Rp 48.792 per kilogram pada 2 Juni 2026.
  • Sementara cabai rawit merah turun cukup signifikan dari Rp 59.700 menjadi Rp 57.544 per kilogram.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 2 Juni 2026, harga cabai merah keriting, cabai rawit merah, hingga bawang merah tercatat turun pasca Iduladha 2026. 

Baca Juga: Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Disperindag Lampung Pastikan Stok Aman

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung, Mohammad Zimmi Skil, mengatakan perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar masih relatif stabil dengan pasokan yang mencukupi. 

"Hasil pemantauan kami menunjukkan sebagian besar komoditas kebutuhan pokok pasca Iduladha masih terkendali. Beberapa komoditas memang mengalami fluktuasi, namun secara umum stok aman dan distribusi berjalan lancar," ujar Zimmi, Rabu (3/6/2026).

Berdasarkan data Disperindag Lampung, harga cabai merah keriting turun dari Rp 57.167 per kilogram pada 26 Mei menjadi Rp 48.792 per kilogram pada 2 Juni 2026.

Sementara cabai rawit merah turun cukup signifikan dari Rp 59.700 menjadi Rp 57.544 per kilogram.

Penurunan juga terjadi pada bawang merah, dari Rp 44.189 menjadi Rp 44.611 per kilogram setelah sempat berada di level Rp 43.978 pada 29 Mei.

Sedangkan bawang bombai turun tipis dari Rp 31.822 menjadi Rp 31.705 per kilogram.

Untuk komoditas beras, harga relatif stabil.

Beras medium tercatat Rp13.038 per kilogram, sedangkan beras premium berada di kisaran Rp14.539 per kilogram.

Di sektor protein hewani, harga daging ayam ras berada di level Rp34.378 per kilogram, sementara telur ayam ras tercatat Rp26.956 per kilogram. 

Harga daging sapi paha depan masih stabil di angka Rp 130.188 per kilogram.

Menurut Zimmi, stabilitas harga tersebut tidak terlepas dari upaya pengawasan distribusi barang kebutuhan pokok yang terus dilakukan pemerintah daerah bersama para pelaku usaha dan distributor.

"Kami terus memonitor perkembangan harga setiap hari melalui SP2KP. Jika ditemukan potensi kenaikan yang signifikan, langkah antisipasi akan segera dilakukan agar tidak membebani masyarakat," katanya.

Selain itu, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan tipis antara lain tomat dari Rp 11.250 menjadi Rp 11.607 per kilogram dan kentang sedang dari Rp 13.929 menjadi Rp 14.036 per kilogram.

Disperindag Lampung memastikan pemantauan harga akan terus dilakukan selama periode pascalebaran guna menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

"Yang terpenting saat ini adalah menjaga kelancaran distribusi dan memastikan ketersediaan barang di pasar tetap mencukupi sehingga harga dapat terkendali," tandas Zimmi.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved