Siswa Berprestasi Lampung

Auffa Chika Muliyudia Menangis Bahagia Lulus Kedokteran Unila

Remaja berhijab ini menatap dengan mata berkaca-kaca, seakan tidak percaya bahwa perjuangan panjang dan impian masa kecilnya

Tayang:
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
LOLOS KEDOKTERAN UNILA - Auffa Chika Muliyudia siswa SMAN 14 Bandar Lampung yang berhasil lolos Kedokteran Universitas Lampung (Unila) dari jaluir Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025, Rabu (3/6/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Auffa Chika Muliyudia menangis haru saat dinyatakan lulus Kedokteran Unila lewat SNBP 2025.
  • Ia membuka pengumuman sendiri, antara cemas dan tidak percaya.
  • Chika adalah bagian dari 100 persen lulusan SMAN 14 Bandar Lampung yang lolos PTN.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Isak tangis pecah dari mata Auffa Chika Muliyudia saat namanya muncul di layar gawai. 

Baca juga: SAR Perluas Pencarian Bocah Terseret Arus Sungai Way Pisang Lampung Selatan

Remaja berhijab ini menatap dengan mata berkaca-kaca, seakan tidak percaya bahwa perjuangan panjang dan impian masa kecilnya kini resmi menjadi kenyataan.

Chika resmi diterima di Program Studi S1 Pendidikan Kedokteran Universitas Lampung (Unila) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. 

Pengumuman ini menandai awal babak baru yang selama ini ia nantikan dengan penuh harap.

Keberhasilan Chika menjadi catatan membanggakan bagi sekolahnya. Seluruh siswa SMAN 14 Bandar Lampung angkatan 2026 berhasil lolos ke berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia, dan Chika termasuk salah satu yang meraih prestasi tertinggi.

Bagi Chika, lulus bukan sekadar angka di dokumen resmi, melainkan langkah nyata untuk menapaki cita-cita menjadi dokter. Saat pengumuman SNBP dibuka, ia memilih momen sunyi di kamarnya. Gelisah dan ragu sempat menyelimuti hatinya sebelum layar menampilkan kata-kata selamat.

"Saya buka sendiri pengumumannya. Waktu itu rasanya antara percaya dan tidak percaya karena sempat ragu apakah bisa lolos atau tidak," ungkapnya dengan suara bergetar saat ditemui dalam program Saksi Kata di SMAN 14 Bandar Lampung, Rabu (3/6/2026).

Pilihan Chika tergolong berani, sebab Pendidikan Kedokteran Unila adalah satu-satunya jurusan yang ia cantumkan dalam borang SNBP. Keberanian ini lahir dari keyakinan kuat dan kecintaan mendalam pada cita-cita yang telah lama ia impikan.

Kesuksesan Chika tidak lepas dari dukungan sekolah yang menyiapkan siswa dengan program pembinaan terstruktur sejak awal semester dua kelas XII. Latihan intensif menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menjadi rutinitas yang membentuk kesiapan akademik mereka.

Peran guru Bimbingan Konseling (BK) juga terasa sangat signifikan. Mereka membantu Chika memetakan peluang akademik sesuai nilai yang dimiliki dan memberikan masukan terkait jurusan pilihan.

"Dari BK sangat mendukung. Kami ditanya ingin kuliah di mana, kemudian diberikan gambaran peluang berdasarkan nilai yang dimiliki. Sekolah juga memberikan berbagai masukan terkait jurusan yang dipilih," jelasnya.

Namun, fasilitas dan bimbingan sekolah akan sia-sia tanpa kerja keras pribadi. Chika membangun disiplin belajar mandiri di rumah, mengulang materi, memanfaatkan platform daring, serta mengikuti bimbingan tambahan baik secara online maupun tatap muka untuk memperkuat pemahamannya.

Ia menekankan bahwa konsistensi belajar di tengah kelelahan dan kemampuan mengatur waktu menjadi kunci untuk menghadapi persaingan masuk PTN, khususnya jurusan kedokteran yang ketat persaingannya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved