Berita Lampung

13 Ribu Pendaftar SMA Negeri Unggulan di Lampung Terpental dari Persaingan

Sebanyak 13 ribu pendaftar SMA negeri unggulan di Lampung terpental dari persaingan.

Tayang:
Penulis: Hurri Agusto | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
BENTUK TIMSUS - Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico. Sebanyak 13 ribu pendaftar SMA negeri unggulan di Lampung terpental dari persaingan. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 13 ribu pendaftar SMA negeri unggulan di Lampung terpental dari persaingan.
  • sebanyak 34 ribu siswa tercatat mendaftar di SMA negeri unggulan di Lampung
  • sebanyak 21 ribu peserta yang telah lolos tahap verifikasi administrasi akan bersaing ketat untuk memperebutkan kuota yang tersedia.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sebanyak 13 ribu pendaftar SMA negeri unggulan di Lampung terpental dari persaingan.

Baca juga: 21 Ribu Calon Siswa di Lampung Perebutkan 12 Ribu Kuota SMA Negeri Unggulan 

Sebelumnya, sebanyak 34 ribu siswa tercatat mendaftar di SMA negeri unggulan di Lampung

Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 ribu peserta yang telah lolos tahap verifikasi administrasi akan bersaing ketat untuk memperebutkan kuota yang tersedia.

Pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur SMA Negeri Unggulan di Provinsi Lampung sendiri berlangsung selama dua hari mulai Senin hingga Selasa 8-9 Juni 2026.

Kadisdikbud Lampung, Thomas Amirico, memastikan seluruh sekolah penyelenggara telah siap 100 persen.

"Hasil tes juga dapat dipantau secara real-time, jadi yang menentukan kelulusan adalah kemampuan akademik masing-masing siswa," ujar Thomas, Senin (8/6/2026).

Thomas mengungkapkan, antusiasme masyarakat Lampung untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah unggulan tahun ini mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Tercatat, total pendaftar pada tahun ajaran 2026/2027 ini menembus angka 34 ribu siswa. 

Angka ini naik drastis jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang hanya menyentuh sekitar 14 ribu pendaftar.

"Terjadi peningkatan lebih dari 100 persen dibanding tahun lalu. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan dan sekolah unggulan di Lampung semakin tinggi," ujarnya.

Namun, dari total 34 ribu pendaftar tersebut, sekitar 12 ribu peserta dinyatakan gugur atau tidak lolos verifikasi sistem. 

Mayoritas dari mereka yang tidak memenuhi syarat terganjal oleh ketentuan peringkat paralel yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi.

Dengan gugurnya belasan ribu pendaftar di tahap administrasi, kini tersisa 21 ribu peserta yang berhak mengikuti TPA. 

Mereka akan memperebutkan sekitar 12 ribu kursi yang tersebar di 35 SMA Negeri Unggulan se-Provinsi Lampung.

Mengingat ketatnya persaingan, Thomas menegaskan bahwa hasil TPA berbasis CAT ini akan menjadi faktor utama dan penentu mutlak kelulusan siswa, baik yang mendaftar melalui jalur domisili maupun jalur prestasi.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved