Harga BBM di Lampung
Pengendara Mobil di Lampung Tak Kaget Harga Pertamax Naik, Berharap Bisa Turun Lagi
Anisa pengendara mobil di Lampung mengaku tidak kaget dengan kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis Pertamax.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Anisa (42) pengendara mobil di Lampung mengaku tidak kaget dengan kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis Pertamax.
Baca Juga: Harga Pertamax Naik Tajam, Pengendara Motor: Harus Hitung-hitungan Lagi Pengeluaran
Dimana per Rabu (10/6/2026) Pertamax resmi naik dari harga Rp 12.600 per liternya menjadi Rp 16.650 per liter.
Pantauan Tribun Lampung, di SPBU 21.351.03 di Jalan Soekarno Hatta atau Samping RS Imanuel Bandar Lampung terlihat tidak terjadi penumpukan atau antrean.
Pengendara masih bisa dengan leluasa melakukan pengisian BBM termasuk Pertamax.
Anisa mengatakan, hanya sedikit keberatan dengan kenaikan tersebut.
"Gak kaget sih, cuma agak sedikit keberata, kan lumayan itu harganya Pertamax naik Rp 4.000," kata Anisa, saat diwawancarai Tribun Lampung, Rabu (10/6/2026).
Pihaknya berharap ke depannya harga Pertamax bisa turun lagi.
"Kalau harapannya bisa turun lagi harga Pertamax dan kalau bisa menjadi Rp 10 ribu," ujarnya.
"Jangan naik lagi karena kenaikan ini pasti menyusahkan masyarakat," tukasnya.
Sementara itu, petugas SPBU 21.351.03 menjelaskan untuk stok Pertamax masih dalam kondisi aman.
"Alhamdulillah stok aman, memang ada kenaikan menjadi Rp 16.650 atau naik Rp 4.050," kata petugas yang enggan disebutkan namanya.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)
| Harga Pertamax Jadi Rp16.650, Pengendara di SPBU Kurungan Nyawa Pesawaran Beralih ke Pertalite |
|
|---|
| Harga Pertamax di Lampung Naik per 10 Juni 2026, Pertalite dan Biosolar Subsidi Tetap |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik Tajam, Pengendara Motor: Harus Hitung-hitungan Lagi Pengeluaran |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.650 per Liter, Pengendara di Lampung Ngaku Kaget |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pengendara-mobil-tanggapi-soal-kenaikan-harga-pertamax.jpg)