Presiden Prabowo ke Lampung

Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir, Prabowo Dekatkan Harapan Sembuh Warga Pesisir

Tak perlu lagi bertaruh nyawa tembus hutan ke kota, warga Pesisir Barat menangis haru usai Prabowo resmikan RSUD modern KH Muhammad Thohir Krui.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Biro Sekretariat Pers Presiden
RESMIKAN RSUD - Presiden RI Prabowo Subianto (tengah), didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan), dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, saat memencet tombol tanda peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir, di Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026).
  • Rumah sakit dibangun dengan anggaran Rp152,99 miliar melalui program PHTC.
  • Kapasitas meningkat menjadi 137 tempat tidur, dilengkapi ICU, ICVCU, dan hemodialisa.
  • Kehadiran RSUD diharapkan mempermudah akses layanan kesehatan dan mengurangi rujukan jauh bagi warga.

Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat – Bagi masyarakat yang hidup di sepanjang garis pantai Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, jatuh sakit di tengah malam sering kali menjadi awal dari satu perjalanan yang menegangkan.

Baca juga: 3 Pemuda Jahit Mulut Saat Prabowo ke Lampung, Soroti Kondisi Rakyat dan Demokrasi

Selama bertahun-tahun, ketika ada seorang ibu yang hendak melahirkan dengan kondisi kritis, atau seorang anak yang tiba-tiba mengalami demam tinggi dan kejang, pilihan mereka sangat terbatas, bertahan dengan fasilitas seadanya, atau bertaruh nyawa menembus jalanan berliku selama berjam-jam menuju rumah sakit rujukan di pusat kota.

Namun, kecemasan yang telah mengakar selama bertahun-tahun itu perlahan sirna, berganti dengan raut haru dan senyum keลegaan.

Peta nasib kesehatan warga di wilayah ujung barat Lampung ini resmi berubah setelah Presiden RI Prabowo Subianto menginjakkan kaki di Krui untuk meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir, Rabu (10/6/2026).

Suasana peresmian yang dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin itu diselimuti atmosfer emosional dari warga setempat yang datang menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut.

"Saya bergembira dan bersyukur bahwa Kabupaten Pesisir Barat ini sekarang bisa mendapat akses layanan kesehatan yang memadai."

"Masyarakat kini tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh yang melelahkan hanya untuk mendapatkan hak dasar mereka, yaitu sehat," ujar Presiden Prabowo dengan nada penuh penekanan saat memandang bangunan megah yang kini berdiri di tengah pemukiman warga pesisir.

Menengok Harapan di Ruang-Ruang Rawat

Sebelum menandatangani batu prasasti, Presiden Prabowo menyempatkan diri melangkah menyusuri lorong-lorong rumah sakit yang masih berbau cat baru.

Ia meninjau satu per satu ruang pelayanan yang akan menjadi benteng pertahanan pertama bagi kesehatan warga, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang luas, poli anak, poli kandungan, hingga poli penyakit dalam.

Rumah sakit yang dibangun dengan kucuran anggaran APBN sebesar Rp152,99 miliar melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) ini, bukan sekadar bangunan formalitas.

Di dalamnya, tersimpan fasilitas modern yang selama ini hanya bisa diimpikan oleh warga lokal.

Kapasitas tempat tidur yang semula hanya berjumlah 98 kini melonjak drastis menjadi 137 tempat tidur, lengkap dengan ruang Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang manusiawi.

Ruangan-ruangan vital seperti Intensive Care Unit (ICU), Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU), hingga fasilitas cuci darah (hemodialisa) kini siap beroperasi untuk menyambung napas kehidupan para pasien.

Memutus Rantai Rujukan yang Melelahkan

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan bahwa kehadiran RSUD KH Muhammad Thohir ini adalah wujud nyata dari upaya pemerintah memanusiakan warga di daerah terpencil dan perbatasan.

"Ini adalah jawaban atas keterbatasan akses yang dihadapi masyarakat selama ini. Kami di jajaran Pemprov Lampung berkomitmen untuk memastikan rumah sakit ini langsung bergerak aktif, mulai dari pengaktifan layanan BPJS Kesehatan hingga pemenuhan dokter-dokter spesialis agar warga benar-benar terlayani dengan baik," kata Rahmat Mirzani.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved