Berita Terkini Nasional
Rocky Gerung Curiga Prabowo Sedang Bersiap untuk 3 Periode
Rocky Gerung menilai Prabowo sedang bersiap untuk tiga periode setelah menunjuk Qodari jadi Kepala KSP.
Tribunlampung.co.id, Jakarta - Muhammad Qodari dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dari sebelumnya sebagai wakil, Rabu (17/9/2025).
Diketahui, Qodari adalah pencetus Gerakan Jokowi 3 periode dengan menduetkan Jokowi dan Prabowo (JokPro).
Adapaun alasan Qodari mencetuskan Gerakan Jokowi 3 periode, yakni upaya meredam polarisasi yang sudah terjadi di masyarakat, terutama yang terlihat sejak Pilpres dan Pilkada sebelumnya
Penunjukkan Qodari sebagai Kepala KSP lalu dikomentari Pengamat politik Rocky Gerung.
Rocky menilai Prabowo sedang bersiap untuk tiga periode.
Menurut Rocky, wacana jabatan presiden tiga periode yang pernah disuarakan Qodari berlawanan dengan demokrasi.
Jelang Pilpres 2024 lalu, bahkan, Qodari ikut mengusulkan pasangan Jok-Pro atau Jokowi-Prabowo, upaya mendukung Jokowi menjadi presiden untuk periode ketiga, dan menyandingkannya dengan Prabowo, mantan rival pada Pilpres 2019 dan 2014.
Seperti diketahui, gerakan tiga periode ramai ditentang masyarakat, terutama aktivis demokrasi. Sebab,pembatasan masa jabatan merupakan salah satu tuntutan reformasi yang tidak boleh dibatalkan.
"Jadi kedudukan itu dianggap sebagai Presiden tidak peka dengan tuntutan reformasi. Presiden tidak peka dengan tuntutan anak-anak muda kemarin tu, yaitu bersihkan kabinet dari kelompok yang tidak punya pikiran demokratis," kata Rocky berbicara di program FNN, Youtube @RockyGerungOfficial_2024, tayang Kamis (18/9/2025).
Menurut Rocky, dengan Qodari menjadi pemimpin KSP, Prabowo sama saja sedang merencanakan kekuasaan sampai tiga periode.
"Dalam kedudukan dia sekarang dianggap bahwa Presiden Prabowo menyetujui sifat manipulatif dari apa yang dilakukan oleh Qodari itu menyorongkan ide tiga periode dan itu yang kemudian orang anggap kalau begitu Presiden Prabowo juga bersiap-siap untuk jadi tiga periode dong."
"Kira-kira begitu jalan pikirannya. Jadi etos di dalam demokrasi yang tidak dipahami oleh Presiden Prabowo bahwa orang seperti Qodari harusnya tidak boleh ada di dalam kabinet yang bersifat ingin memajukan demokrasi. Kenapa? Karena pikiran Qodari konservatif, tidak progresif. Konservatif artinya ingin kekuasaan itu tidak berubah. Dan itu yang dia buktikan dengan, bahkan metode ilmiah supaya Jokowi itu diperpanjang tiga periode," paparnya.
Rocky pun menyebut Prabowo tidak memahami demokrasi. Menurutnya, kebijakan perombakan kabinet yang dilakukan kali ini menggambarkan Prabowo memiliki cacat etis dalam demokrasi.
"Jadi terlihat bahwa Pak Prabowo enggak ngerti demokrasi juga akhirnya kan. Kan kalau dia mengerti demokrasi maka dia mesti bilang aparat saya harus orang-orang yang tidak tidak boleh punya sedikit ambisi atau niat untuk menyelundupkan kepentingan politik dengan mengabaikan konstitusi."
"Tiga periode itu melanggar konstitusi tapi diupayakan melalui suara orkestrasi yang dipimpin oleh Qodari. Jadi dari segi itu, Presiden Prabowo cacat etis akhirnya dalam catatan netizen karena menaikkan kedudukan saudara Qodari sehingga mercusuar demokrasi justru terhalang oleh awan gelap yang dipromosikan oleh saudara Qodari ketika menjadi bagian atau agen dari kepentingan Jokowi untuk memaksa publik menerima ide tiga periode," jelasnya.
| 2 Bocah Selamat meski Tertimbun Longsor, Petugas sampai Gali Material Besar |
|
|---|
| Ketakutan Usai Tabrak 1 Orang, Oknum Polisi Kabur Malah Tabrak 5 Kendaraan |
|
|---|
| Zainuddin Terpisah dari Ibu Kandung 32 Tahun, Kabur Sejak Usia 7 karena Sering Dimarahi |
|
|---|
| Napi Tewas Usai Dikeroyok Sesama Napi, Sempat Kejang dan Kritis |
|
|---|
| Wanita Aniaya Anak Pacarnya karena Kesal Dituding Pelakor, Korban Luka-luka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/rocky-gerung-sebut-4-menteri-wajibdiganti-ketika-kita-google-keluar-namanya-prabowo-berpotensi.jpg)