Berita Terkini Nasional
Mobil MBG Terguling di Pekalongan, Ternyata Sopirnya Lansia dan Tak Memiliki SIM
Mobil SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) tersebut hendak mendistribusikan MBG ke sejumlah sekolah di wilayah Pekalongan.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Mobil MBG terguling di Desa Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jumat (12/12/2025).
- Mobil SPPG tersebut hendak mendistribusikan MBG ke sejumlah sekolah di wilayah Pekalongan.
- Namun mengalami kecelakaan tunggal saat perjalanan mendistribusikan MBG.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jawa Tengah - Satu unit mobil angkutan Makan Bergizi Gratis ( MBG) terguling di Desa Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jumat (12/12/2025).
Mobil SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) tersebut hendak mendistribusikan MBG ke sejumlah sekolah di wilayah Pekalongan.
Namun mengalami kecelakaan tunggal saat perjalanan mendistribusikan MBG.
Atas kejadian itu, Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Ronny Hidayat mengungkap, temuan penting di balik kecelakaan mobil SPPG yang terguling itu.
Selain akibat sopir kehilangan kendali, pemeriksaan awal menunjukkan bahwa umur pengemudi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku di SPPG. Selain itu tidak memiliki SIM A.
Adapun SIM yang dimiliki, statusnya sudah kadaluwarsa.
Hal tersebut diungkapkan Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Ronny Hidayat seusai mengecek, kondisi mobil MBG yang mengalami kecelakaan di halaman Mapolres Pekalongan.
"SIM yang dimiliki juga tidak sah karena sudah kedaluwarsa sejak Agustus, dan umur sopir yang tidak sesuai aturan. Jadi yang bersangkutan, belum dapat menunjukkan legalitas persyaratan mengemudi," kata AKP Ronny kepada Tribunjateng.com.
Mobil Suzuki Pickup Box milik SPPG Pakisputih itu mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 07.30 WIB.
Mobil yang hendak mendistribusikan MBG ke sejumlah sekolah itu terbalik setelah menabrak pagar rumah warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Ronny Hidayat menjelaskan, kecelakaan berawal saat pengemudi membelokkan kendaraan ke kanan begitu melewati sebuah perempatan.
Namun, pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan mobil, hingga membanting setir ke kiri dan menabrak pagar rumah warga sebelum terguling.
"Pengemudi kurang hati-hati dalam mengendalikan kendaraan. Setelah belok kanan, dia hilang kendali dan membanting kiri hingga menabrak pagar rumah warga dan terbalik," terang AKP Ronny.
Meski kendaraan rusak dan muatan terguling, distribusi MBG tetap dilanjutkan. Petugas, segera mengamankan dan memindahkan muatan ke lokasi tujuan agar suplai MBG untuk siswa tidak terhambat.
Terkait penanganan perkara, Satlantas Polres Pekalongan telah mengamankan kendaraan dan akan meminta keterangan pengemudi.
| Polisi Dapati Tangki Xenia Dimodif untuk Borong Pertalite, Sekali Muat 70 Liter |
|
|---|
| Isak Tangis Warnai Pertemuan Bu Atun dan 9 Siswa Viral di Hadapan Dedi Mulyadi |
|
|---|
| Maling Panik Tepergok Pemilik Rumah Saat Sembunyi, Hajar Siswi SMK hingga Tewas |
|
|---|
| Gara-gara Miras, Pemuda Ini Jual Murah Emas Tantenya, 20 Gram hanya Rp650 Ribu |
|
|---|
| Pengakuan Anggota DPRD yang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Sudah Diperiksa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Mobil-MBG-terbalik-di-Pekalongan-ternyata-sopirnya-lansia-dan-tak-memiliki-SIM.jpg)