Berita Terkini Nasional

Curhatan Dokter Makassar Tertipu Pria yang Mengaku Pengusaha Kaya, Ternyata Pembual

Tidak terasa, sang dokter DR, telah dikuras energi dan materialnya secara pelan-pelan lantaran perasaannya telah dimanipulasi.

Tribunlampung.co.id / Deni Saputra
ILUSTRASI PENIPUAN - Dokter kecantikan di Makassar tertipu pria yang mengaku sebagai pengusaha kaya. Padahal sudah tunangan dan jalan-jalan ke luar negeri. 

Ringkasan Berita:
  • Dokter wanita berinisial DR menceritakan pengalaman pahitnya ditipu pria kenalan di medsos berkedok pengusaha kaya.
  • Penipuan tersebut bermodus asmara sehingga korban yang termanipulatif tidak terasa sudah mengalami kerugian.
  • Hal itu tidak dirasakan dokter DR lantaran penipuan berbalut cinta ini dilakukan oleh pelaku secara pelan-pelan.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Sulawesi Selatan - Seorang dokter berinisial DR menceritakan dirinya yang jadi korban penipuan berkedok asmara. Dia baru menyadari niat buruk pria yang mejalin relasi dengannya itu setelah cukup lama.

Tidak terasa, sang dokter DR, telah dikuras energi dan materialnya secara pelan-pelan lantaran perasaannya telah dimanipulasi.

Setelah sadar pasangannya punya tabiat buruk, dia sudah mengalami kerugian yang lumayan besar. Tak hanya material, dia juga mengalami kerugian emosional.

Sebaliknya pria yang pernah menjalin hubungan dengannya itu kini justru berbalik menjadi lawannya. Hal itu setelah kedok si pria sebagai pembual ulung terbongkar. 

DR mengungkap pengalaman pahit yang dialaminya itu pada Rabu (21/1/2026), bermula dari perkenalannya dengan pria berinisial AB.

DR, seorang dokter kecantikan di Makassar, Sulawesi Selatan, sementara AB bertopeng sebagai pengusaha tambang asal Kendari, Sulawesi Tenggara.

DR mengisahkan asmaranya bersama AB yang tidak sehat itu secara terbuka. Perkenalannya dengan AB dimulai dari media sosial, Instagram.

Mulanya, AB hanya melihat dokter DR lewat unggahan cerita Instagram asistennya, lalu berujung saling follow hingga intens membalas aktivitas yang dibagikan DR lewat akun pribadinya.

DR awalnya tak pernah merespon deretan pesan AB, hingga suatu ketika dia membalas satu pesan singkat yang dianggapnya biasa. Dari respons sederhana itu, komunikasi mereka perlahan mengalir, semakin intens, dan tanpa disadari mulai menyita ruang dalam keseharian DR.

“Sekitar tiga bulan saya tidak gubris DM-nya, sampai akhirnya saya balas sekali dan berlanjut,” ungkap DR.

Pertemun pertama dokter DR dan AB berlangsung Agustus 2025 di Kota kelahiran AB, Kendari. Saat itu, DR sedang mempersiapkan pembukaan klinik kecantikannya di Morowali, Sulawesi Tengah. Selama ini, komunikasi mereka berlangsung intens melalui telepon.

Dalam percakapan-percakapan itulah, AB mulai mengumbar janji. Ia mengaku iba melihat DR yang dianggapnya terlalu lelah bekerja. AB menawarkan bantuan modal untuk pengembangan klinik di berbagai daerah, termasuk Bone dan Marowali. Dorongan itu membuat DR benar-benar membuka klinik di Morowali.

Karena keterbatasan toko interior di wilayah tersebut, DR disarankan AB belanja perabot di Kendari. Di situlah pertemuan pertamanya berlangsung. Selama di Kendari, AB meminta DR menghitung seluruh pengeluarannya, mulai dari hotel hingga belanja perabot kliniknya. 

Namun itu tak langsung digantikan oleh AB. Ia selalu beralasan, pencairan dana masih tertahan, sembari berulang kali meyakinkan bahwa seluruh biaya tersebut akan diganti setelah urusan bisnisnya rampung.

“Na bilang total ki semua nanti saya gantikan pengeluarannya selama di Kendari. Katanya ada uangnya mau cair nanti. Saya maklumi karena kupikir pendapatan di tambang tidak menentu,” ungkap DR.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved