Berita Viral

Sembunyi Usai Tembak Warga, Brigadir LR Malah Dikeroyok hingga Dirawat Bareng Korban

Oknum anggota Polda Papua, Brigadir LR (30) sempat kabur dan mencoba bersembunyi di indekos usai menembak warga bernama Novek (29).

Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Tribun-Papua.com/Yulianus Magai
POLISI TEMBAK WARGA - Novel Pompente, korban penembakan yang dilakukan oknum polisi Polda Papua masih menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Jayapura, Jumat (13/2/2026). Pelaku juga dirawat bareng korban. 

Ringkasan Berita:
  • Oknum anggota Polda Papua, Brigadir LR (30) sempat kabur dan mencoba bersembunyi di sebuah indekos usai menembak warga bernama Novek (29). 
  • Akibat insiden tersebut, korban menderita luka tembak di lengan kanan. Sementara pelaku babak belur setelah dikeroyok warga.
  • Imbasnya, korban dan pelaku sama-sama menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Papua - Oknum anggota Polda Papua, Brigadir LR (30) sempat kabur dan mencoba bersembunyi di sebuah indekos usai menembak warga bernama Novek (29). 

Insiden penembakan oleh oknum polisi itu terjadi pada pukul 11.13 WIT di kediaman korban di kawasan Waena, Distrik Heram, Jayapura, Kamis (12/2/2026) siang.

Melansir TribunPapua, Brigadir LR disebut merangsek masuk ke rumah korban secara paksa sembari menodongkan senjata api ke arah istri korban.

Novek lantas berupaya meredam situasi. Namun, situasi semakin memanas hingga Brigadir LR melepas tembakan ke arah lengan kanan korban. 

Setelah melancarkan aksinya, pelaku mencoba bersembunyi ke sebuah indekos. Nahas, warga yang geram menemukan dirinya sehingga melayangkan bogem mentah. 

Baca juga: Brigadir LR Tembak Novek di Depan Istrinya, Berakhir Babak Belur Dihajar Massa

Akibat insiden tersebut, korban menderita luka tembak di lengan kanan. Sementara pelaku babak belur setelah dikeroyok warga.

Imbasnya, korban dan pelaku sama-sama menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.

Polisi Usut Kasusnya

Satuan Reserse Kriminal Polresta Jayapura Kota bersama Bidang Propam Polda Papua telah mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api beserta amunisi.

"Ini tindakan yang sangat memalukan. Kami bersama Bidang Propam Polda Papua akan menangani kasus ini secara serius dan profesional," ujar Kepala Polresta Jayapura Kota Komisaris Besar Fredrickus Maclarimboen di Jayapura, Jumat (13/2/2026).

Fredrickus menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anggota Polri. Pelaku dipastikan akan menghadapi proses hukum berlapis, yakni peradilan pidana umum dan sidang kode etik profesi.

"Kami menjamin penanganan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Kami memahami emosi masyarakat, namun kami mengimbau agar warga tidak melakukan aksi balas dendam. Serahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polri," ujarnya.

Insiden ini menambah daftar panjang kasus kekerasan yang melibatkan aparat keamanan di wilayah hukum Papua.

Penanganan yang transparan diharapkan dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jayapura tetap kondusif pascakejadian tersebut.

Brigadir Dianiaya Istrinya yang Polwan sampai Tewas

Detik-detik pembunuhan Brigadir Esco Fasca Rely oleh istrinya yang polisi wanita alias Polwan, Brigadir Rizka Sintiani terungkap.

Kronologi pembunuhan yang dilakukan Brigadir Rizka diungkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mataram, Selasa (10/2/2026).

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved