Berita Viral
Oknum Nakes Diduga Lakukan Asusila pada Mahasiswi Magang, 'Saya Banyak Duit'
Oknum tenaga kesehatan berinisial DA (48) diduga melakukan tindak asusila terhadap mahasiswi magang berinisial NK (18).
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Ringkasan Berita:
- Oknum tenaga kesehatan berinisial DA (48) diduga melakukan tindak asusila terhadap mahasiswi magang berinisial NK (18).
- Dugaan asusila itu terjadi di Klinik Pratama Daar Syifa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
- Pelaku dengan lantang mengatakan dirinya punya banyak uang saat digeruduk keluarga korban.
Tribunlampung.co.id, Deli Serdang - Seorang oknum tenaga kesehatan berinisial DA (48) diduga melakukan tindak asusila terhadap mahasiswi magang berinisial NK (18). Ia pun sesumbar punya banyak uang.
Dugaan asusila itu terjadi di Klinik Pratama Daar Syifa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, pelaku bukanlah dokter melainkan mantri yang pernah terlibat kasus serupa di Rumah Sakit Haji.
Paman korban, Dody (48), menuturkan peristiwa berawal saat korban sedang berada di klinik. Pelaku kemudian memaksa korban melakukan tindakan asusila di dalam ruangan klinik.
"Di klinik itu, jadi izinlah ditawarlah magang di situ. Nah, jadi entah kenapa terjadilah itu," ujar Dody saat dikonfirmasi TribunMedan, Jumat (20/2/2026).
Baca juga: Pengakuan Polos Bocah SD Bongkar Kelakuan Oknum ASN Asusila Kakak Beradik di Sultra
Menurut Dody, pelaku tidak hanya melakukan tindakan tak senonoh di dalam klinik, tetapi juga membawa korban ke dalam mobil dengan dalih tertentu.
"Gak ada sampai hubungan suami istri, dicium-cium, paksa mencium bibir, paksa tangannya masuk ke bahu, ada macam-macam," ungkapnya.
Usai kejadian, pelaku memberikan uang sebesar Rp1,5 juta kepada korban dengan alasan biaya pengobatan. Namun keluarga mencurigai uang tersebut sebagai upaya membungkam korban.
"Uang 1,5 juta itu waktu korban luka mau di-haping (diraba) dalam mobil. Dia bilang 'jangan tahu-tahu orang tua', katanya gitu," lanjutnya.
Keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi rumah pelaku. Namun pelaku justru merespons dengan arogansi.
"Dia bilang 'aku banyak duit, biar uang lah, biar main uang kita di sana', gitu," kata Dody menirukan ucapan pelaku.
Tak terima dengan sikap pelaku, keluarga kemudian melaporkan kasus ini ke Polrestabes Medan. Saat ini proses hukum sudah berjalan.
Keluarga mengaku sudah mendapat pendampingan dari penasihat hukum.
"Kalau memang dia mau mediasi, ada kesempatan, cuma pakai aturan. Kita kan ada kuasa hukum. Tapi dia lagak kali karena banyak uang," tegasnya.
Akibat kejadian tersebut, kondisi psikis korban mengalami trauma mendalam. Bahkan korban disebut sempat melempar ibunya sendiri karena ketakutan setiap melihat laki-laki.
| Hasil Lelang Harta Doni Salmanan Rp13,4 Miliar, Crazy Rizh Bandung Bebas Bersyarat |
|
|---|
| Rayuan Maut Rey, Janjikan Lamborghini Demi Nikahi Intan, Ternyata Seorang Perempuan |
|
|---|
| Intan Syok Suaminya Ternyata Perempuan, Ketahuan Malam Pertama Pakai Alat Buatan |
|
|---|
| Nasib Apes Rifai Diusir Teman dari Rumahnya Sendiri, Barang-barangnya Dijual |
|
|---|
| Rifai Dikejar Parang oleh Teman yang Numpang 2 Tahun di Rumahnya, Pelaku Ogah Pindah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Oknum-tenaga-kesehatan-berinisial-DA-48.jpg)