Kecelakaan di Tol Cipularang

Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang yang Tewaskan 3 Orang

Kasatlantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho mengungkapkan, sedikitnya 10 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dok Jasamarga Metropolitan Tollroad/Kompas.com/Ahya Nurdin
KECELAKAAN BERUNTUN - Penampakan lokasi kecelakaan beruntun di Km 93B Tol Cipularang, Purwakarta, Kamis (5/3/2026) malam. Tiga orang tewas dalam kecelakaan maut tersebut. 

Tribunlampung.co.id, Purwakarta - Tiga orang tewas dalam kecelakaan beruntun di Tol Cipularang Km 93, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (5/3/2026).

Sementara tujuh orang lainnya menderita luka-luka.

Polisi mengungkapkan penyebab kecelakaan maut tersebut. 

Kasatlantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho mengungkapkan, sedikitnya 10 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut. 

Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 20.18 WIB. 

Kala itu arus lalu lintas sedang padat dari arah Bandung menuju Jakarta, tepatnya di kawasan Sukatani, Purwakarta

Enggar menjelaskan, kecelakaan beruntun tersebut diduga akibat sebuah truk kontainer mengalami rem blong. 

"Kecelakaan beruntun tersebut diduga akibat kendaraan kontainer warna oranye mengalami rem blong hingga menabrak kendaraan 9 kendaraan di depannya," ungkapnya, Jumat (6/3/2026). 

Enggar memastikan ketiga korban tewas merupakan penumpang dan sopir mobil Suzuki pikap B 9718 VAF. 

"Ketiga korban tewas dalam kecelakaan beruntun tersebut merupakan penumpang dan sopir Suzuki pikap (B 9718 VAF), karena kondisi kendaraan tersebut mengalami rusak parah," katanya. 

"Dalam kecelakaan maut tersebut, selain menyebabkan 3 orang meninggal dunia, 7 orang penumpang lainnya mengalami luka-luka, saat ini menjalani perawatan di RS Abdul Radzak Purwakarta," lanjut dia. 

Berikut identitas ketiga korban tewas: 

1. Wisnu Nugroho (31), warga Duren Mekar, Bojongsari, Kota Depok

2. Muhammad Reza (29), warga Duren Mekar, Bojongsari, Kota Depok

3. Eman Wahyudin (36), pengemudi pikap, warga Cikeas Gunungputri, Kabupaten Bogor. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved