Berita Viral

Meja Biliar Rp486,9 Juta Ternyata untuk Pimpinan DPRD Sumsel

Pengadaan meja biliar dengan anggaran mencapai Rp486,9 juta alias setengah miliar ternyata disiapkan untuk pimpinan DPRD Sumsel. 

Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Tribunsumsel/Arief Basuki
ANGGARAN MEJA BILIAR - Ilustrasi DPRD Sumsel. Pengadaan meja biliar dengan anggaran mencapai Rp486,9 juta alias setengah miliar ternyata disiapkan untuk pimpinan DPRD Sumsel.  

Ringkasan Berita:
  • Pengadaan meja biliar dengan anggaran mencapai Rp486,9 juta alias setengah miliar ternyata disiapkan untuk pimpinan DPRD Sumsel
  • Rincinya, meja biliar tersebut disiapkan untuk Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie sebesar Rp151 juta, sedangkan Wakil Ketua III DPRD Sumsel Ilyas Panji Alam sebesar Rp335,9 juta.
  • Kepala Bagian Humas dan Protokoler DPRD Sumsel, Hadiyanto, menyebut pengadaan meja biliar untuk kebutuhan penunjang wakil rakyat.

Tribunlampung.co.id, SumselPengadaan meja biliar dengan anggaran fantastis mencapai Rp486,9 juta ternyata disiapkan untuk pimpinan DPRD Sumatera Selatan (Sumsel). 

Rincinya, meja biliar tersebut disiapkan untuk Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie sebesar Rp151 juta, sedangkan Wakil Ketua III DPRD Sumsel Ilyas Panji Alam sebesar Rp335,9 juta. Totalnya mencapai Rp486,9 juta. 

Kepala Bagian Humas dan Protokoler DPRD Sumsel, Hadiyanto, menyebut pengadaan meja biliar nyaris setengah miliar itu sebagai kebutuhan penunjang wakil rakyat. Meski begitu, hingga kini baru sekedar rencana.

"Alat tersebut sebagai kebutuhan penunjang aktivitas para anggota dewan. Tetapi sekali lagi belum dilaksanakan," jelasnya dikutip dari TribunSumsel, Senin (9/3/2026).

Lebih lanjut, ia mengatakan pengadaan tersebut tampak dari SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dari Sekretariat DPRD Sumsel per 7 Maret 2026 pukul 01.47 WIB.

Baca juga: Fasilitas Mewah Rumah Dinas Pimpinan DPRD Sumsel, Lampu hingga Pemanas Air Rp776 Juta

"Iya, untuk kegiatan tersebut baru masuk di e-katalog LKPP dan baru Sirup atau rencana, sedangkan untuk pelaksanaan belum," kata Hadiyanto. 

Ia menyebut, rencana pengadaan meja biliar dan lain-lainnya, masih akan dikoordinasikan dengan bagian umum. Sebab, kegiatan pengadaan di DPRD Sumsel dilaksanakan oleh bagian tersebut.

"Nah, kalau untuk kegiatan-kegiatan (pengadaan) tersebut coba aku nanti koordinasi dengan Kabag Umum," katanya.

Usul Pimpinan 

Sementara itu, Sekretaris DPRD Sumsel H Aprizal mengungkapkan, anggaran meja biliar itu adalah usulan pimpinan DPRD Sumsel, yang sudah dibahas sebelumnya.

"Iya, itu usulan dari pimpinan lah bukan dari Sekretariat," kata Aprizal, Minggu (8/3/2026).

Dijelaskan Aprizal usulan pimpinan untuk meja biliar itu sendiri, diakuinya cukup wajar karena ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie adalah ketua umum Pengurus  Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Sumsel.

"Karena ketua kan adalah ketum biliar Sumsel jadi wajar," ujarnya.

Meski telah diusulkan, Aprizal memastikan pengadaan meja biliar tersebut belum dilaksanakan hingga saat ini.

"Belum, karena permintaan mereka untuk dianggarkan belum dilaksanakan. Makanya baru dimasukkan di SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan), dan dilihat orang karena sudah e-katalog. Dan pastinya, ini semua usulan pimpinan masing-masing,' paparnya.

Disinggung, kenapa hanya dua dari empat pimpinan saja yang akan mendapatkan meja biliar di rumah dinas mereka, Aprizal sendiri belum mengetahui secara pasti dan akan mengecek terlebih dahulu.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved