Berita Terkini Nasional
Oknum Babinsa Nyaris Diamuk Warga Imbas Laporan Dugaan Pelecehan Anak
Korban diketahui masih berusia 16 tahun merupakan pelajar yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Oknum Bintara Pembina Desa (Babinsa) nyaris menjadi sasaran amuk warga karena diduga melecehkan wanita di bawah umur.
- Korban diketahui masih berusia 16 tahun merupakan pelajar yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
- Peristiwa itu sempat membuat warga geram warga hingga nyaris terjadi aksi main hakim sendiri, Kamis (26/3/2026) siang.
Tribunlampung.co.id, Maluku - Oknum Bintara Pembina Desa (Babinsa) nyaris menjadi sasaran amuk warga karena diduga melecehkan wanita yang masih anak di bawah umur.
Korban diketahui masih berusia 16 tahun merupakan pelajar yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Peristiwa itu sempat membuat warga geram warga hingga nyaris terjadi aksi main hakim sendiri, Kamis (26/3/2026) siang.
Oknum Babinsa berinisial JM tersebut dijemput oleh Danramil bersama personel Intel Kodim 1504/Ambon dari rumah orang tua terduga korban.
Kedatangan aparat memicu reaksi warga yang sudah lebih dulu berkumpul di lokasi.
Sebelumnya, oknum Babinsa berpangkat Sersan Satu ini sempat dibawa warga ke rumah keluarga korban untuk dimintai penjelasan terkait tudingan yang beredar.
Situasi sempat memanas hingga terjadi adu mulut antara warga dan pihak terkait.
Kericuhan dapat diredam setelah aparat mengamankan JM dan membawanya ke Markas Kodim 1504/Ambon guna menghindari tindakan lebih lanjut dari massa.
Dugaan pelecehan tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.35 WIT di sebuah kios yang dijaga oleh korban.
Komandan Kodim 1504/Ambon, Hari Sandra, membenarkan bahwa terduga pelaku merupakan anggotanya dan saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan. "Sudah saya proses, saat ini dia sedang pemeriksaan," ujarnya, Jumat (27/3/2026) dikutip dari TribunAmbon.com.
Ia juga memastikan bahwa tindakan pengamanan dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan dari warga. "Kita amankan kemudian dibawa ke Kodim untuk pemeriksaan," cetusnya.
Pihak Kodim menyatakan telah menerima laporan terkait dugaan tersebut, meski belum merinci kronologi secara lengkap.
Sebagai informasi, Babinsa merupakan aparat TNI AD yang bertugas di tingkat desa atau kelurahan dengan fungsi utama pembinaan teritorial.
Peran tersebut mencakup deteksi dini potensi gangguan keamanan, pendampingan masyarakat, serta memperkuat ketahanan sosial di wilayah binaannya.(*)
Berita Selanjutnya Kesaksian Farel Bongkar Kematian Lansia Dalam Kamar yang Terkunci
| Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Misterius di Kebun, Luka Terbuka di Kepala |
|
|---|
| 'Ayamnya Bau, Jamurnya Mentah' 31 Siswa SMP dan 3 Guru Sakit Diduga Keracunan MBG |
|
|---|
| Marwan Syok Saksikan 2 Temannya Meninggal Tersambar Petir saat Aktivitas di Pantai |
|
|---|
| Remaja Putri Ngaku ke Ibu Dirudapaksa Ayah Kandung 2 Kali, Korban Trauma |
|
|---|
| Selimut Darurat Jadi Kunci Pencegahan Fatal Bayi 1,5 Tahun Hipotermia di Gunung Ungaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Seorang-siswi-SMP-jadi-korban-rudapaksa-pria-misterius-saat-di-rumah-sendiri.jpg)