Berita Terkini Nasional
Pengakuan 2 Pegawai Ayam Geprek Bunuh Bedul hingga Jenazahnya Dimutilasi
Dua pelaku pembunuh karyawan ayam geprek bernama Abdul Hamid alias Bedul membuat pengakuan mengejutkan di hadapan para penyidik seusai ditangkap.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- Dua pelaku S (27) dan ANC (23) bunuh rekan kerja Abdul Hamid di Kabupaten Bekasi.
- Motif karena korban menolak ajakan mencuri harta majikan.
- Jasad korban dimutilasi dan disimpan di freezer kios ayam geprek.
- Potongan tubuh dibuang ke Kabupaten Bogor dan Bekasi.
- Pelaku ditangkap Polda Metro Jaya, motif utama ekonomi.
Tribunlampung.co.id, Bekasi - Dua pelaku pembunuh karyawan ayam geprek bernama Abdul Hamid alias Bedul membuat pengakuan mengejutkan di hadapan para penyidik seusai ditangkap.
Keduanya yakni S (27) dan ANC (23) ternyata merupakan rekan dari Abdul Hamid, yang tak lain merupakan karyawan di tempat yang sama.
S dan ANC nekat menghabisi nyawa rekan kerjanya itu lantaran menolak ajakan keduanya untuk melakukan aksi pencurian.
Penemuan jenazah Bedul, yang sempat menggegerkan warga itu, terjadi tepatnya di sekitar Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (28/3/2026).
Saat ditemukan, jenazah Bedul dalam kondisi termutilasi. Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku, terungkap pula, ada potongan tubuh Bedul yang dibuang para pelaku ke wilayah Bogor, Jawa Barat.
Baca juga: Tolak Ikut Curi Mobil Bos, Abdul Berakhir di Freezer Dalam Kondisi Termutilasi
Dikutip dari TribunnewsBogor.com, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menguak sederet pengakuan dari pelaku usai ditangkap penyidik.
Untuk diketahui, kedua pelaku telah diamankan kepolisian setelah satu hari dinyatakan buron.
Sehari kemudian yakni pada Minggu (29/3/2026), polisi berhasil menangkap para pelaku di satu gubuk di Desa Sindangpanji, Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Seusai ditangkap, para pelaku mengurai pengakuan mengejutkan.
Awalnya, kejahatan tersebut bermula saat para pelaku punya niatan untuk mencuri mobil bosnya yang sedang pulang kampung.
"Kalau untuk motif, pelaku awalnya tertarik untuk mengambil atua mencuri mobil punya majikan."
"Namun karena ada kesusahan mencuri mobil majikannya tersebut, pelaku kemudian merencanakan mengambil motor atau kendaraan inventaris yang selama ini digunakan untuk mereka bekerja. Jadi motifnya motif ekonomi," kata Kombes Pol Iman Imanuddin.
Rencana jahat para pelaku itu belakangan diketahui oleh korban, Bedul.
Hal itu karena korban sempat diajak untuk mencuri oleh para pelaku.
Sebelum melancarka aksi pencurian, S dan ANC ternyata sempat mengajak Bedul untuk mencuri mobil bos ayam geprek mereka.
| Polisi Tetapkan 6 Tersangka dalam Kasus Kematian Pelajar SMAN 5 Bandung |
|
|---|
| Pengakuan Istri Buka Dugaan Perselingkuhan, Suami Temukan Bukti di CCTV Hotel |
|
|---|
| Kasus Penyiksaan Mahasiswa PTN, Keluarga Klaim Diancam Oknum Pejabat Kampus |
|
|---|
| Kecurigaan Mertua Bongkar Penggelapan Rp4,7 M, Menantu Kini Dilaporkan Istri |
|
|---|
| Rohidin Ceritakan Momen Mencekam Ketika Rumahnya Ambruk, Penyebabnya Terkuak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Identitas-Jenazah-Pria-yang-Ditemukan-Dalam-Freezer-Ayam-Berusia-Sekitar-45-Tahun.jpg)