Berita Terkini Internasional
Iran Klaim Tembak Jatuh 2 Jet Tempur AS, Satu Pilot Masih Hilang, Perang Memanas
Satu jet tempur Amerika Serikat dilaporkan jatuh di wilayah Iran dan Teluk Persia diikuti satu pesawat lain yang tak lama kemudian alami nasib serupa.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- Iran klaim jatuhkan 2 jet AS: F-15E Strike Eagle & A-10 Warthog
- 2 awak selamat, 1 pilot masih hilang di Teluk Persia
- Perang hari ke-36, korban Iran: ±2.076 tewas, 26.500 luka
- Eskalasi meluas ke UEA, Kuwait, Bahrain, Israel, Suriah, Lebanon
- Harga minyak & pangan global naik akibat gangguan di Selat Hormuz
Tribunlampung.co.id, Teheran - Langit di atas Teluk Persia belum benar-benar tenang ketika kabar itu mulai menyebar. Satu jet tempur Amerika Serikat dilaporkan jatuh, diikuti satu pesawat lain yang tak lama kemudian mengalami nasib serupa.
Di tengah kabut konflik yang terus memanas, satu pilot masih belum ditemukan, sementara tim penyelamat terus menyisir wilayah perairan dan daratan yang menjadi bagian dari zona perang.
Bagi keluarga para pilot dan tim militer yang terlibat, setiap menit terasa panjang. Helikopter penyelamat berulang kali diterbangkan, berharap menemukan jejak sang pilot yang hilang. Di tengah ketegangan itu, dua awak lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Dikutip dari Tribunnews.com, pada Sabtu (4/4/2026), perang Iran memasuki hari ke-36 dengan eskalasi tajam setelah Teheran mengklaim berhasil menembak jatuh dua jet tempur Amerika Serikat.
Insiden tersebut memicu operasi penyelamatan besar-besaran dan meningkatkan ketegangan global.
Baca juga: Kilang Minyak Israel di Teluk Haifa Luluh Lantak Dihantam Rudal Iran, Saham Jeblok
BBC melaporkan dua pesawat militer AS jenis F-15E Strike Eagle dan A-10 Warthog jatuh di wilayah Iran dan Teluk Persia.
Dua awak berhasil diselamatkan, sementara satu pilot masih hilang dan dalam pencarian intensif.
Insiden ini langsung dimanfaatkan Iran sebagai simbol kekuatan militernya.
Pemerintah di Teheran menyebut keberhasilan tersebut sebagai bukti bahwa sistem pertahanan mereka tetap efektif meski sebelumnya diklaim telah dilemahkan oleh serangan AS dan Israel.
Eskalasi Militer Meningkat Cepat
Serangan terhadap jet tempur AS menandai lonjakan besar dalam konflik.
Media AS melaporkan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk yang terlibat dalam operasi penyelamatan juga sempat ditembaki, meski berhasil kembali dengan selamat.
Jumlah korban di Iran terus bertambah.
Otoritas setempat mencatat sedikitnya 2.076 orang tewas dan lebih dari 26.500 lainnya terluka sejak perang dimulai pada 28 Februari.
Diplomasi Gagal, Retorika Memanas
Upaya meredakan konflik belum menunjukkan hasil.
Kantor berita Fars News Agency melaporkan Iran menolak proposal gencatan senjata 48 jam dari Amerika Serikat, meski belum dikonfirmasi Washington.
| Kilang Minyak Israel di Teluk Haifa Luluh Lantak Dihantam Rudal Iran, Saham Jeblok |
|
|---|
| Donald Trump Murka, Spanyol Tutup Wilayah Udara untuk Operasi Militer ke Iran |
|
|---|
| Ancaman Donald Trump Jika Selat Hormuz Tak Dibuka, Iran Tantang Balik AS |
|
|---|
| Ambang Perang Terbuka di Timur Tengah, Amerika Unggul dari Segi Militer Ketimbang Iran |
|
|---|
| Tsunami Akibat Gempa di Rusia Sudah Muncul di Banyak Wilayah, Ketinggian hingga 4 Meter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Iran-Klaim-Tembak-Jatuh-2-Jet-Tempur-AS-Satu-Pilot-Masih-Hilang-Perang-Memanas.jpg)