Berita Terkini Nasional

7 Bocah di Kudus Curi Tutup Drainase, Dijual Murah Duitnya Dipakai Jajan

 Sebanyak tujuh bocah di Kecamatan Kudus Kota nekat curi tutup drainase, duitnya buat jajan.

Tayang:
Penulis: Reny Fitriani | Editor: Reny Fitriani
TribunJateng
PENCURIAN TUTUP DRAINASE - Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan saat menunjukkan tutup drainase yang dicuri oleh pelaku anak-anak.  

Tribunlampung.co.id, Kudus - Sebanyak tujuh bocah di Kecamatan Kudus Kota nekat curi tutup drainase. 

Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan mengungkapkan, tujuh pelaku yang berhasil diamankan, yakni MJF (13), MBA (13), FAP (13), NH (14), BCS (15), MAN (13), dan PA (14).

Kasus pencurian ini bermula dari laporan warga terkait hilangnya tutup drainase di Jalan Gang Mbah Manyung, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kudus Kota pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

Petunjuk penting kemudian ditemukan dari rekaman CCTV yang menunjukkan tiga anak berboncengan sepeda motor diduga terlibat dalam aksi pencurian.

Baca Juga: Guru Honorer Culik Bocah SD, Ngaku Kenal Korban Lewat Aplikasi Kencan

“Rekaman CCTV tersebut kemudian beredar, karena di sejumlah wilayah lain juga terjadi kasus serupa,” ujar Subkhan, Sabtu (25/4/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, aparat meningkatkan patroli di sejumlah wilayah.

Upaya tersebut membuahkan hasil ketika dua pelaku berhasil diamankan oleh Bhabinkamtibmas bersama warga di wilayah Sunggingan.

Untuk menghindari aksi massa, kedua anak tersebut langsung diamankan ke balai kelurahan sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.

“Setelah dua anak tersebut berhasil diamankan, kami melakukan pengembangan hasilnya mengarah pada lima anak lainnya jadi total pelaku terdapat tujuh anak,” paparnya,

Dari hasil pemeriksaan, diketahui para pelaku telah beberapa kali melakukan aksi serupa di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Kudus Kota, Bae, dan Jati.

Dijual Murah, Uang Dipakai Jajan

Polisi mengungkap, tutup drainase hasil curian dijual dengan harga murah berkisar Rp 9 ribu hingga Rp 25 ribu per buah.

Uang hasil penjualan tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti membeli makanan dan jajan.

Petugas juga berhasil mengamankan dua tutup drainase yang telah dijual ke pengepul barang bekas di wilayah Kudus.

Diselesaikan Secara Restorative Justice

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved