Berita Terkini Nasional

Nur Tewas Secara Tragis, Dibakar Suaminya Hidup-hidup, Pelaku Ikut Bakar Diri

Seorang wanita di Banyuwangi tewas dibakar suaminya saat hendak salat Isya. Pelaku juga membakar diri setelah diduga menyiram bensin ke tubuhnya.

Tribunnews.com/Dokumentasi Polsek Gambiran
TERBAKAR HEBAT - Polisi dari Polsek Gambiran, Banyuwangi, mendatangi pelaku dan korban yang merupakan pasangan suami istri di RSUD Genteng, Sabtu (25/4/2026) dini hari. Keduanya mengalami luka bakar ekstrem. Nur tewas secara tragis seusai dibakar hidup-hidup oleh suaminya. 

Ringkasan Berita:
  • Istri tewas dibakar suami di Banyuwangi, Jawa Timur. Korban luka bakar 100 persen, pelaku 85 % .
  • Diduga dipicu konflik rumah tangga & ekonomi.
  • Pelaku juga bakar diri usai kejadian. Sempat dirawat di RS, korban meninggal.

Tribunlampung.co.id, Banyuwangi - Di satu rumah sederhana di Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, malam yang seharusnya tenang berubah menjadi tragedi. 

Seorang perempuan bernama Nur Khasanah (56) tewas setelah tubuhnya dilalap api. Ia mengalami luka bakar hingga 100 persen di sekujur tubuhnya.

Peristiwa pilu itu terjadi pada Jumat (24/4/2026) malam. Nur Khasanah diduga dibakar oleh suaminya sendiri, Sularni (63), di rumah mereka.

Tak hanya melukai istrinya, Sularni juga diduga ikut menyiramkan bensin ke tubuhnya sendiri dan membakar diri. Akibatnya, pria tersebut mengalami luka bakar sekitar 85 persen.

Pasangan suami istri ini diketahui sudah lama mengalami konflik rumah tangga. Bahkan, keduanya disebut tengah menjalani proses perceraian.

Baca juga: Pemicu Sopir Angkot di Tanah Abang Dibakar Teman Sendiri, Sempat Terjadi Cekcok

Dikutip dari Tribun-Medan.com, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini terjadi di Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Sebelum meninggal dunia, korban sempat dilarikan ke RSUD Genteng untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong akibat luka bakar parah yang dideritanya.

Kabar meninggalnya korban dikonfirmasi Kapolsek Gambiran, AKP Dwi Wijayanto.

"Benar, yang perempuan meninggal dunia tadi malam," ujarnya.

Ia menuturkan, korban mengalami luka bakar hingga 100 persen di sekujur tubuhnya.

Sedangkan pelaku mengalami luka bakar sekitar 85 persen.

Pelaku mendapat luka bakar setelah diduga menyiram bensin ke tubuhnya sendiri lalu menyulutnya dengan korek api.

Dwi menuturkan, saat ini pelaku masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.

Sebelum peristiwa tersebut terjadi, pasangan itu sempat terlibat pertengkaran pada sore harinya.

"Awal mula sekitar pukul 16.00 WIB, korban bertengkar dengan suaminya diduga terdapat permasalahan terkait perekonomian di dalam keluarga," kata AKP Dwi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved