Kecelakaan Kereta Api

Daftar Nama 15 Korban Tewas Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Pascainsiden tersebut, proses penanganan korban langsung difokuskan di RS Polri Kramat Jati melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI). 

Tayang:
Penulis: taryono | Editor: taryono
TRIBUNNEWS/Jeprima
KECELAKAAN MAUT - Daftar Nama 15 Korban Tewas Kecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur. 

Ringkasan Berita:
  • Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur (27/4/2026) menewaskan 15 korban jiwa
  • Nama korban diumumkan, identifikasi dimutakhirkan DVI RS Polri Kramat Jati sementara
  • Polda Metro Jaya menegaskan pendataan ketat untuk hindari kesalahan identitas korban

Tribunlampung.co.id, Bekasi - Tragedi tabrakan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam menyisakan daftar panjang korban jiwa yang telah diumumkan pihak berwenang. 

Sebanyak 15 nama korban meninggal dunia yang terdata sejauh ini ialah Tutik Anitasari (31), Harum Anjasari (27), Nur Alimantun, Citra Lestari (19), Farida Utami (50), Vica Acnia Fratiwi (23), Ida Nuraida (48), Gita Septia Wardany (20), Fatmawati Rahmayani (29), Arinjani Novita Sari (25), Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), Nuryati (41), Nurlaela (39), Enggar Retno Krisjayanti (35), Ristuti Tustirahato, dan Adelia Rifani, dengan data identifikasi yang masih terus dimutakhirkan oleh tim berwenang.

Pascainsiden tersebut, proses penanganan korban langsung difokuskan di RS Polri Kramat Jati melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI). 

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pendataan dilakukan secara ketat agar tidak terjadi kekeliruan identitas di tengah kondisi para keluarga yang menanti kabar. 

Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Pol dr. Martinus Ginting, menyampaikan konfirmasi terkait jumlah korban jiwa. 

“Iya, ada 15 korban meninggal dunia,” ujarnya.

Di sisi lain, kepolisian masih menelusuri rangkaian peristiwa yang menyebabkan benturan keras di jalur padat tersebut. 

Fokus penyelidikan mencakup aspek teknis, prosedural, hingga kemungkinan kelalaian operasional. 

Aparat juga mulai memeriksa rekaman perjalanan serta komunikasi antarpetugas untuk mengurai titik awal terjadinya insiden.

Seiring berjalannya investigasi, perhatian juga tertuju pada evaluasi sistem keselamatan perkeretaapian, terutama di jalur yang memiliki intensitas lalu lintas tinggi. 

Pemerintah bersama operator perkeretaapian disebut akan melakukan peninjauan menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, sementara keluarga korban masih menanti proses identifikasi akhir yang diperkirakan berlangsung bertahap.

Korban Diidentifikasi Tim DVI Polri

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan mengatakan identifikasi dilakukan menggunakan sidik jari, tanda medis, dan barang milik korban.

Kecelakaan ini sebelumnya diduga bermula saat KRL menabrak taksi di perlintasan sebelum kemudian tertabrak KA Argo Bromo Anggrek.

Kecelakaan kereta api tragis terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Insiden ini melibatkan KRL Commuter Line lintas Cikarang dan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek.

Peristiwa nahas tersebut menyita perhatian publik setelah menelan korban jiwa dan puluhan luka-luka. Berikut rangkuman lengkap kronologi, data korban, hingga dugaan penyebab kecelakaan.

sumber: Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved