Berita Terkini Nasional

Permintaan Maaf Dapur MBG Soal Belatung di Menu Ayam Bumbu Merah

Permintaan maaf dapur Makan Bergizi Gratis terkait adanya belatung di menu ayam bumbu merah yang disajikan ke siswa.

Tayang:
Penulis: Reny Fitriani | Editor: Reny Fitriani
TribunJateng/Dokumentasi video warga
PERMINTAAN MAAF - Screenshot video makanan bergizi gratis di ayam bumbu merah yang ada belatungnya, Senin (4/5/2026). Permintaan maaf dapur MBG terkait adanya belatung di menu ayam bumbu merah yang disajikan ke siswa. 

Tribunlampung.co.id, Pekalongan - Permintaan maaf dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait adanya belatung di menu ayam bumbu merah yang disajikan ke siswa.

Siswa SMK di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, heboh temukan belatung di menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Screenshot video makanan bergizi gratis di ayam bumbu merah yang ada belatungnya, Senin (4/5/2026). 

Dalam video yang diunggah akun Instagram @Pekalonganinfo memperlihatkan, suasana ruang kelas yang mendadak ramai.

Sejumlah siswa berseragam abu-abu putih, tampak menunjukkan ompreng berisi menu MBG yang mereka terima.

Lalu siswa menemukan adanya belatung pada makanan, terutama pada lauk ayam berbumbu merah.

Baca Juga: Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Operasional SPPG Dihentikan

Temuan ini tidak hanya terjadi pada satu porsi, melainkan pada sebagian besar makanan yang dibagikan kepada siswa.

Salah satu siswa mengungkapkan, awalnya ia mengira hanya satu paket makanan yang bermasalah.

Namun ternyata setelah dicek lebih lanjut, banyak siswa lain mengalami hal serupa.

Berdasarkan penelusuran, peristiwa itu terjadi di SMK Baitussalam, Kota Pekalongan, yang berada di bawah naungan dapur umum SPPG Podosugih, Kecamatan Pekalongan Barat.

Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kota Pekalongan, R. Atmajaya mengatakan, pihak SPPG langsung berkoordinasi dengan pimpinan, serta melakukan evaluasi terhadap dapur penyedia makanan guna memperketat standar operasional prosedur (SOP).

"Sudah kami koordinasikan dengan pimpinan, dan dilakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang," jelasnya saat dikonfirmasi Rabu (6/5/2026).

Ia juga memastikan, bahwa seluruh makanan yang bermasalah telah ditarik dan diganti pada hari yang sama.

Pihak penyedia makanan pun, telah menyampaikan klarifikasi serta permohonan maaf kepada pihak sekolah.

"Pihak dapur sudah meminta maaf, dan mengganti makanan yang terdampak," tukasnya.

Jaya juga menegaskan, bahwa kejadian tersebut hanya terjadi di satu sekolah, dan menjadi bahan evaluasi serius untuk meningkatkan kualitas serta keamanan makanan dalam program MBG ke depan. 

Sumber: TribunJateng.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved