Berita Terkini Nasional
Terkuak Tabiat Anggi di Tempat Kerja Sebelum Ditemukan Tewas Dibunuh MF
Tabiat Anggi di kantornya tak pernah mencurigakan. Rekan kerja syok seusai korban ditemukan tewas dan pelaku pembunuhan telah diringkus polisi.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- Anggi Auliya Arsyad (52) ditemukan tewas di Bogor usai pergi malam bersama pria berinisial MF.
- Rekan kerja menyebut korban dikenal normal & profesional di kantor hukum Depok.
- Hubungan korban dengan pelaku tak pernah diketahui rekan kantor.
- Korban pamit keluar cari kopi sebelum ditemukan tewas di Simpang Yasmin.
- Polisi telah menangkap pria berinisial MF.
Tribunlampung.co.id, Bogor - Tabiat Anggi Auliya Arsyad di tempat kerjanya, sebelum ditemukan tewas, kini tengah menjadi sorotan hangat.
Siapa sangka, di balik rutinitasnya yang tampak normal dan adem ayem sebagai staf di sebuah kantor hukum, perempuan berusia 25 tahun ini menyimpan kedekatan misterius dengan seorang pria berinisial MF, yang kini diringkus polisi.
Selama ini, lingkungan kerja Anggi di Depok, Jawa Barat, sama sekali tidak menangkap adanya gelagat aneh dari korban. Di mata teman-temannya, ia hanyalah seorang karyawan biasa yang lurus-lurus saja dalam menjalani kesehariannya.
Tak heran kalau rekan-rekan kerjanya langsung syok berat begitu mendengar kabar Anggi ditemukan meninggal dunia secara tragis di kawasan Simpang Yasmin, Tanah Sareal, Kota Bogor.
Hubungan asmaranya yang berujung maut diduga dengan pelaku MF, seolah menjadi sisi gelap yang sengaja ia tutup rapat-rapat dari dunia profesionalnya.
Baca juga: “Mama Dibunuh Ya?” Pertanyaan Bocah 5 Tahun, Anak Dwi Putri, Bikin Keluarga Hancur
Berdasarkan penuturan rekan kerjanya, Anwarudin, Anggi sendiri sebenarnya bukan orang baru di kantor hukum tersebut. Dia sudah menghabiskan waktu yang cukup lama untuk meniti kariernya di sana, bahkan hampir berjalan 6 tahun.
Selama kurun waktu yang panjang itu, Anggi dikenal dengan sangat baik oleh rekan-rekan satu kantornya. Mengenai tabiat sehari-hari Anggi selama berada di lingkungan kerja, Anwarudin mengenalnya sebagai sosok perempuan yang rajin, dengan karakter kerja yang terbilang sangat profesional dan disiplin.
“Kerja pada normalnya orang bekerja saja. Pagi masuk dan sore pulang,” ujar Anwarudin saat dihubungi pada Minggu (24/5/2026), dilansir TribunnewsBogor.com.
Tak Ada Tanda-tanda
Gerak-gerik Anggi pada hari sebelum ia ditemukan tewas pun tidak menunjukkan gelagat yang mencurigakan sama sekali. Sejak pagi hari, korban terpantau tetap mengemban tanggung jawab pekerjaannya seperti biasa di kantor.
Begitu jam operasional kantor hukum selesai pada sore hari, Anggi juga langsung bergegas pulang menuju rumahnya. Ia tidak menunjukkan tanda-tanda memiliki masalah yang mendesak.
“Dia itu sudah pulang ke rumahnya. Jadi paginya memang bekerja gitu normal,” tambah Anwarudin.
Anwarudin sendiri mengaku sangat terkejut saat pertama kali mendengar kabar duka mengenai kematian rekan kerjanya tersebut. Terlebih, ia tidak mengetahui secara pasti bagaimana kronologi awal hingga Anggi kehilangan nyawanya secara tragis.
Terkait hubungan asmara atau kedekatan personal antara Anggi dan pelaku, Anwarudin menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak tahu-menahu. Hubungannya dengan Anggi selama 6 tahun ini murni berjalan secara profesional sebagai rekan kerja.
Komunikasi di antara mereka berdua pun diakui tidak pernah menyentuh ranah pribadi atau masalah di luar urusan kantor hukum. Anggi tidak pernah membagikan cerita atau berkeluh kesah tentang siapa pria yang sedang dekat dengannya.
“Selama ini saya belum pernah lihat juga. Dan saya juga tidak tahu hubungannya apa. Dia (Anggi) tidak bercerita kalau ke saya. Hubungan kita atau komunikasi kita hanya sebatas rekan kerja saja,” jelas Anwarudin.
| Persib Juara Liga 1, Dedi Mulyadi Siapkan Bonus Rp1 Miliar dari Hasil Panen Sapi |
|
|---|
| Dua Staf Rombongan Anggota DPR Gus Hilman Tewas dalam Kecelakaan di Tol Paspro |
|
|---|
| 2 Pelajar Tewas Diduga Keracunan Asap Genset saat Listrik Padam di Tanah Datar |
|
|---|
| Ledakan Petasan Hanguskan Tubuh Sarbini dari Kepala hingga Kaki, Warga Panik |
|
|---|
| Pengakuan AS Seusai Bunuh Babay, Jenazah Korban Digantung di Pohon Melinjo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Terkuak-Tabiat-Anggi-di-Tempat-Kerja-Sebelum-Ditemukan-Tewas-Dibunuh-MF.jpg)