Berita Viral

Penampakan Pocong Gemparkan Warga, Ridwansyah Minta Maaf: Itu Editan

Ridwansyah yang merupakan warga Kampung Blok Asem mengakui foto pocong yang beredar luas di wilayah Bekasi adalah hasil editan.

Tayang:
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
ISTIMEWA
POCONG JADI-JADIAN - Ilustrasi pocong. Foto pocong yang beredar luas di wilayah Bekasi ternyata hasil editan. 
Ringkasan Berita:
  • Ridwansyah yang merupakan warga Kampung Blok Asem mengakui foto pocong yang beredar luas di wilayah Bekasi adalah hasil editan. 
  • Ia menyampaikan penyesalan yang mendalam dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang telah meresahkan masyarakat.
  • Kapolsek Cikarang Utara, AKP Noach Hendrik, menegaskan setelah dilakukan pengecekan, foto tersebut dipastikan 100 persen hasil editan.

Tribunlampung.co.id, BekasiDalang atas hebohnya penampakan "Pocong di Rumah Mak Ebot" yang berlokasi di Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat akhirnya terkuak.

Pelaku penyebar isu tersebut, pria bernama Ridwansyah akhirnya muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi dan permohonan maaf setelah diamankan pihak kepolisian.

Ridwansyah yang merupakan warga Kampung Blok Asem, Desa Mekarmukti, mengakui foto pocong yang beredar luas di wilayah Bekasi dan sekitarnya adalah hasil rekayasa digital atau editan.

Ia menyebarkan foto tersebut lewat media sosial dan memicu keresahan di kalangan warga sekitar. Namun, fakta terbaru mengungkap bahwa kabar tersebut hanyalah isapan jempol belaka.

"Dengan adanya isu tentang pocong, saya mau meminta maaf atas kegaduhan yang saya buat di daerah Bekasi dan sekitarnya. Bahwa foto yang saya buat itu adalah hoaks, bukan foto asli, melainkan hanya editan," ujar Ridwansyah dalam video klarifikasinya dikutip dari Tribunnews, Selasa (26/5/2026).

Baca juga: Kapolresta Cirebon Tegaskan Isu Pocong Begal Hoaks, Warga Diminta Tak Panik Hadapi Kabar Viral

Ia menyampaikan penyesalan yang mendalam dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang telah meresahkan masyarakat.

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan yang saya lakukan. Semoga warga Bekasi memaafkan saya dan saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan saya lagi," lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Cikarang Utara, AKP Noach Hendrik, menegaskan setelah dilakukan pengecekan, foto tersebut dipastikan 100 persen hasil editan.

Pihak kepolisian juga menghimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Masyarakat diminta untuk menyaring informasi terlebih dahulu sebelum membagikannya (sharing) guna menghindari penyebaran hoaks yang dapat mengganggu ketertiban umum.

"Bijak bermedsos, saring sebelum sharing," tegas AKP Noach Hendrik dalam keterangan yang diunggah melalui akun resmi Humas Polres Metro Bekasi

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved