Berita Viral

Warga Kaget Dengar Teriakan, Ternyata Ada Balita Tewas Diduga Dibunuh Paman

Warga kaget mendengar teriakan nenek berinisial M (60) usai cucu laki-lakinya, A (2) tewas bersimbah darah karena luka tusuk.

Tayang:
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary
PEMBUNUHAN - Ilustrasi garis polisi. Warga kaget mendengar teriakan nenek berinisial M (60) usai cucu laki-lakinya, A (2) tewas bersimbah darah karena luka tusuk. 

Ringkasan Berita:
  • Warga kaget mendengar teriakan nenek berinisial M (60) usai cucu laki-lakinya, A (2) tewas bersimbah darah karena luka tusuk.
  • Peristiwa ini terjadi di Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi pada Rabu (27/5/2026) pukul 22.00 WIB.
  • Adapun A diduga tewas di tangan pamannya sendiri, G (18). 

Tribunlampung.co.id, BekasiWarga kaget mendengar teriakan nenek berinisial M (60) usai cucu laki-lakinya, A (2) tewas bersimbah darah karena luka tusuk.

Insiden ini menggegerkan warga di Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi pada Rabu (27/5/2026) pukul 22.00 WIB.

terkejutnya dia saat mendapati sang cucu sudah bersimbah darah. Tak hanya itu, di samping A, tampak putranya berinisial G (18) juga ikut terkapar dan terluka di leher.

Saat ditemukan A sudah dalam kondisi tak bernyawa. Sementara G, kondisinya hanya tak sadarkan diri.

Ia pun menjerit hingga mengundang kedatangan warga sekitar. 

Baca juga: Nenek Histeris, Cucunya Balita 2 Tahun Tewas Bersimbah Darah Akibat Luka Tusuk

"Tubuh balita ditemukan ada luka tusuk parah hingga organ dalam keluar. Dugaan dibunuh, ada pisau di lokasi kejadian," kata Ketua RT 02 Kelurahan Jatirangga, Taufik Hidayat (43) di lokasi kejadian, dikutip dari TribunBekasi, Kamis (28/5/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian warga juga sempat mendengar jeritan korban pada Rabu sore.

Namun, penghuni kontrakan yang lain tak menghiraukannya karena G yang diduga menderita gangguan mental selama ini kerap membuat resah. Warga sekitar pun tak menyangka bila G bakal tega menghabisi nyawa A dengan sangat sadis.

A dan G diketahui tinggal di kontrakan tersebut dengan nenek mereka. M adalah ibu kandung G dan nenek A.

Setiap hari, M bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup G dan A. Ketika bekerja, M meninggalkan G dan A berdua di rumah kontrakan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal menduga A dibunuh pamannya yang berinisial G.

Dugaan tersebut muncul setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

“Untuk saat sementara dalam penyelidikan ini pelakunya bukan si nenek dari A, yakni inisial M (60), untuk saat ini mengarah ke salah satu korban yang masih hidup (G) dan saat ini dirawat di Rumah Sakit (RS),” kata Iqbal di Polres Metro Bekasi Kota 

Setelah mendapat perawatan di RSUD Jatisampurna G pun bisa diselamatkan dan kini masih menjalani perawatan.

Sempat Cuci Pisau

Iqbal menjelaskan, pihak kepolisian sempat memeriksa intensif nenek korban karena mencuci pisau yang digenggam G ketika pertama kali ditemukan.

Sumber: Tribun bekasi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved