Berita Terkini Nasional
Mantan Anggota DPRD Lubuklinggau Diduga Hantam Kepala Buruh Pakai Batu Bata
Peristiwa ini menyeret RJ ke proses hukum setelah korban, Al Imron, mengalami luka serius di bagian kepala dan melaporkannya
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Lubuklinggau - Mantan anggota DPRD Kota Lubuklinggau berinisial RJ diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang buruh bangunan dengan cara menghantam kepala korban menggunakan batu bata.
Baca juga: Pedagang Sembako di Pesawaran Lampung Mengeluh Tidak Dilibatkan dalam Program MBG
Peristiwa ini menyeret RJ ke proses hukum setelah korban, Al Imron, mengalami luka serius di bagian kepala dan melaporkannya ke pihak kepolisian.
Insiden tersebut terjadi di sebuah lokasi pekerjaan di Jalan Melayu, RT 02, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Jumat (12/6/2026).
Berdasarkan keterangan, saat itu korban tengah bekerja memasang bata di rumah milik warga bernama Renold Akbar ketika RJ datang dan menanyakan keberadaan kepala tukang.
Percakapan sempat terjadi di lokasi sebelum RJ mendekati korban yang masih melanjutkan pekerjaannya.
Keluarga korban menyebut situasi berubah secara tiba-tiba setelah percakapan tersebut.
“Korban mengaku sempat menjawab pertanyaan RJ sebelum kembali melanjutkan pekerjaannya,” ungkap N, keluarga korban kepada wartawan, Minggu (14/6/2026).
Tak lama setelah itu, korban menuturkan dirinya diduga dipukul menggunakan batu bata di bagian kepala.
Akibat serangan tersebut, Al Imron mengalami luka di kepala dan segera dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis. Usai menjalani penanganan, korban kemudian membuat laporan resmi ke Polres Lubuklinggau dengan nomor LP/B-228/VI/2026/SPKT/Polres Lubuk Linggau/Polda Sumsel tertanggal 12 Juni 2026.
Pihak kepolisian membenarkan laporan tersebut dan menyatakan kasus kini tengah dalam tahap penyelidikan.
“Korban sudah melapor ke Polres Lubuklinggau, sekarang sudah dilakukan penyelidikan,” ujar Plt Kanit Pidum Satreskrim Polres Lubuklinggau, Ipda Faisal.
Sumber: TribunSumsel.com
| Tak Diberi Uang Rp5,5 Juta untuk Tukar Cincin, Anak di Pati Diduga Bakar Rumah Ayah Kandung |
|
|---|
| Guru SD PPPK Tewas Seusai Ditikam Siswi SMP saat Pergoki Dugaan Pencurian |
|
|---|
| Diduga Iri Soal Pekerjaan, Ika Jadi Korban Pengeroyokan di Palembang |
|
|---|
| Satpol PP Bongkar Garasi Mobil di Atas Trotoar Jalan Ambon Bandung, Sempat Viral di Media Sosial |
|
|---|
| Kronologi Penggerebekan Lurah saat Bersama 2 Wanita yang Dipesan Lewat Aplikasi Kencan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/DIMINTAI-KETERANGAN-Korban-saat-dimintai.jpg)