Universitas Teknokrat Indonesia

BEM FTIK Teknokrat Restorasi Lingkungan di Sidodadi dengan Tanam 1.000 bibit Mangrove

BEM FTIK Teknokrat melakukan penanaman mangrove di kawasan wisata mangrove Cuku Nyi Nyi, Desa Sidodadi, Senin (1/6/2026). 

Tayang:
Dokumentasi Universitas Teknokrat Indonesia
TANAM MANGROVE - BEM FTIK Teknokrat melakukan penanaman mangrove di kawasan wisata mangrove Cuku Nyi Nyi, Desa Sidodadi, Senin (1/6/2026).  

Mereka mengapresiasi semangat mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga turut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

Selain penanaman mangrove, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. 

Melalui interaksi langsung di lapangan, peserta memperoleh pengalaman berharga mengenai pentingnya kerja sama dalam menghadapi berbagai permasalahan lingkungan.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap keberlangsungan ekosistem pesisir.

Dengan terlaksananya kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan Mangrove Cuku Nyi Nyi, Desa Sidodadi, BEM Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan alam serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang.

Penanaman mangrove juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 (Climate Action) melalui peningkatan kemampuan penyerapan karbon dan mitigasi perubahan iklim, SDG 14 (Life Below Water) melalui perlindungan ekosistem pesisir dan habitat biota laut, serta SDG 15 (Life on Land) melalui pelestarian keanekaragaman hayati.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM mengapresiasi langkah yang dilakukan BEM ini.

"Selain memberikan manfaat ekologis, keberadaan hutan mangrove turut mendukung ketahanan ekonomi masyarakat melalui pengembangan ekowisata dan sumber daya perikanan yang berkelanjutan,"ucap Mahathir.

Melalui langkah nyata ini, BEM FTIK Universitas Teknokrat Indonesia dinilainya menjadi bagian dari solusi atas berbagai permasalahan lingkungan yang dihadapi Indonesia.

Sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam.

"Penanaman mangrove bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan lingkungan Indonesia yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan," tandasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved