Bhayangkara Presisi Lampung FC
Inkonsistensi Bhayangkara FC
Hasil-hasil itu menempatkan Bhayangkara FC di posisi sembilan klasemen sementara Super League dengan membukukan 22 poin.
Penulis: Daniel Tri Hardanto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Penampilan Bhayangkara Presisi Lampung FC di separuh musim Super League 2025-2026 bisa dibilang jauh dari harapan.
Skuad asuhan Paul Munster itu kerap tampil inkonsisten.
Dari 17 laga berlalu, tim berjuluk The Guardians of Saburai ini hanya mengemas enam kali menang, empat kali imbang, dan tujuh kali kalah.
Hasil-hasil itu menempatkan Bhayangkara FC di posisi sembilan klasemen sementara Super League dengan membukukan 22 poin.
Muhammad Ferarri dkk kini sudah berjarak 16 poin dari Persib Bandung yang memuncaki klasemen sementara.
Secara matematis, masih ada peluang bagi Bhayangkara FC untuk menjadi juara, meski sangat kecil.
Namun, jelas itu bukan pekerjaan mudah. Bhayangkara FC harus meraih poin sebanyak-banyaknya sembari berharap tim-tim di atasnya terpeleset.
Melihat permainan Bhayangkara FC sejauh ini, target juara tentu bisa disebut mustahil.
Sejumlah pemain asing yang dimiliki klub milik Polri ini kurang kompetitif. Hanya satu-dua pemain yang tampil menonjol.
Dari sisi statistik, lini depan Bhayangkara FC juga tampil buruk. Hanya 14 gol dilesakkan dari 17 laga.
Barisan pertahanan juga bisa disebut setali tiga uang. Sebanyak 18 gol sudah bersarang di gawang Awan Setho Raharjo sejauh ini.
Rapuhnya lini pertahanan Bhayangkara FC terlihat jelas dalam laga terakhir melawan PSBS Biak, Senin (12/1/2026) lalu.
Dalam lawatannya ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, mereka takluk dengan skor mencolok 1-4.
Bahkan, empat gol PSBS Biak lahir pada babak pertama. Keempat gol itu dicetak Sandro Embalo (24'), Mohcine Hassan Nader (37'), Ruyery Blanco (45'), dan Luquinhas (45+8).
Bhayangkara FC hanya mampu membalas sekali lewat aksi Ilija Spasojevic pada menit ke-88.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Bhayangkara-Presisi-Lampung-FC-Inkonsisten.jpg)