UIN Raden Intan Lampung
UIN Ponorogo Studi Banding ke UIN RIL, Menilik Green Campus hingga Keterbukaan Informasi
UIN Ponorogo melakukan studi banding ke UIN RIL untuk menilik Green Campus hingga keterbukaan informasi di kampus hijau itu.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) menerima kunjungan studi banding dari UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo di Kampus Hijau, Selasa (23/12/2025).
Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag menjelaskan, kunjungan studi banding ini dilaksanakan dalam peningkatan kualitas tata kelola kelembagaan dan peningkatan kapasitas.
Sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Kami melaksanakan studi banding ke UIN Raden Intan Lampung untuk memperoleh wawasan, pengalaman, serta best practices terkait pengelolaan dan implementasi konsep Kampus Hijau (Green Campus), sistem pengadaan barang dan jasa yang efisien, transparan, dan berkelanjutan, serta pengelolaan PPID dalam mendukung keterbukaan informasi publik,” urai Prof. Evi.
Rombongan diterima di Ruang Rapat Rektor Lantai 8 Gedung Academic & Research Center UIN RIL oleh Wakil Rektor II Prof. Dr. Safari, M.Sos.I.
Hadir Kepala Biro AUPKK Dr. H. Juanda Naim, M.H.; serta Kepala Biro AAKK Dr. H. Abdul Rahman, M.Pd.
Turut mendampingi Ketua LPM, Koordinator Keuangan, Koordinator Perencanaan, Koordinator Kepegawaian, Kabag Umum, Kabag Akademik dan Kemahasiswaan, Kasubbag Rumah Tangga.
Kepala Pusat Pengembangan Bisnis, Kepala PTIPD, Ketua Tim Humas dan Kerja Sama, serta Ketua Tim Pengembangan Kampus Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan (TPKBBL).
Rombongan dari Ponorogo dipimpin langsung Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah bersama 15 orang lainnya.
Di antaranya Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. H. Moh. Munir, Lc., M.Ag.; Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan Dr. H. Samsi, M.M.; serta didampingi Tim Green Campus; Tim Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), dan Tim PPID.
Pada kesempatan itu, Prof. Evi juga memperkenalkan tim yang terbagi dalam tiga kelompok, yakni Tim Green Campus, Tim PBJ, dan Tim PPID.
Ia menegaskan bahwa fokus utama kunjungan adalah belajar langsung dari pengalaman UIN RIL, khususnya terkait pengembangan dan pengelolaan kampus hijau.
Wakil Rektor II UIN RIL Prof. Safari, mewakili Rektor, menyambut baik kunjungan tersebut.
Ia memperkenalkan UIN RIL sebagai kampus hijau serta menyampaikan berbagai capaian yang telah diraih.
Prof. Safari menyebutkan, pada 16 Desember lalu UIN RIL kembali mencatat peningkatan signifikan dalam pemeringkatan UI GreenMetric, dari peringkat 71 dunia pada tahun sebelumnya menjadi peringkat 59 dunia pada 2025.
UIN RIL juga tetap bertahan di 10 besar nasional sebagai Perguruan Tinggi Paling Berkelanjutan di Indonesia, dengan peringkat ke-10 nasional dan peringkat pertama perguruan tinggi Islam di bawah naungan Kementerian Agama.
“Capaian ini merupakan hasil sinergi yang dilakukan Tim Pengembangan Kampus Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan (TPKBBL) bersama seluruh unsur kampus,” kata Prof. Safari.
Prof. Safari yang juga selaku PPID Utama UIN RIL menambahkan, pada tahun 2025 UIN RIL memperoleh predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Provinsi Lampung maupun Komisi Informasi Pusat.
Predikat tersebut, menurutnya, tidak lepas dari sinergi Tim PPID dengan seluruh pihak terkait di lingkungan kampus.
Terkait pengelolaan pengadaan barang dan jasa, Prof. Safari menjelaskan bahwa mekanisme yang dijalankan tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku.
Pada sesi pemaparan, Ketua TPKBBL UIN RIL Suci Wulan Pawhestri, M.Si., menyampaikan strategi penerapan indikator untuk transformasi kampus hijau yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Ia menjelaskan langkah-langkah strategis menuju pemeringkatan UI GreenMetric, termasuk upaya UIN RIL dalam mempertahankan posisi pertama PTKIN sebagai kampus hijau berkelanjutan.
Beberapa langkah yang disampaikan antara lain menyiapkan tim yang solid dan kompeten pada setiap kriteria, melakukan pemetaan serta analisis SWOT pada enam kriteria penilaian, serta secara berkala memantau pembaruan indikator UI GreenMetric melalui laman resmi greenmetric.ui.ac.id.
Usai sesi paparan dan diskusi, rombongan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo juga diajak berkeliling untuk melihat langsung lingkungan Kampus Hijau UIN RIL serta berbagai fasilitas penunjang penerapan konsep green campus.
Baca juga: Gubes UIN Raden Intan Lampung Kini 51 Orang hingga Desember 2025
Baca juga: UIN RIL Kukuhkan 1.194 Guru Profesional Tersebar Seluruh Indonesia
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)
| UIN RIL Webinar Mitigasi Perubahan Iklim Peringati World Environment Day 2026 |
|
|---|
| UIN RIL Siap Dukung Hari Pers Nasional dan Porwanas 2027 di Lampung |
|
|---|
| Rektor UIN RIL Harap Guru Profesional Jadi Agen Perubahan Pendidikan |
|
|---|
| UIN RIL Kukuhkan 991 Guru Profesional bagi Guru Madrasah Batch 4 Tahun 2025 |
|
|---|
| Kolaborasi Prodi Biologi dan Pendidikan Biologi UIN RIL untuk Konservasi Ekosistem Bawah Laut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/STUDI-BANDING-UIN-Ponorogo12.jpg)