Ini Alasan KRD Way Umpu Batal Operasional ke Way Kanan
Kepala Humas PT Kereta Api Subdivre III.2 Tanjungkarang Zakaria mengungkapkan, faktor teknis terkait
Kondisi gradien yang dimaksud adalah adanya tanjakan dari Talangbuyut sampai Blambangan Umpu yang berjarak sekitar 30 kilometer. Zakaria menjelaskan, KRD Way Umpu memiliki batas melewati gradien lima per mil. Sementara gradien pada rute tersebut mencapai sepuluh per mil.
"Kalau tetap dijalankan, memang bisa. Tapi setelah dua bulan, tidak akan bisa diteruskan kalau tetap dipaksakan. Nanti, bisa ada klaim dari masyarakat. Masak dua bulan sudah rusak," ujar Zakaria, Selasa (3/7/2012).
Ia menerangkan, KRD memiliki spesifikasi mesin untuk melayani penumpang dengan gradien datar. Pembatalan rute, kemungkinan karena tidak adanya kajian mengenai hal tersebut sebelum KRD Way Umpu idatangkan.
"Kemungkinan pada 2015, KRD rute Way Umpu baru bisa diwujudkan. Pemda berencana berusaha mengubah gradien supaya bisa dilewati KRD," kata Zakaria.
Kotabumi
Untuk sementara, KRD Way Umpu hanya akan melayani rute dari Tanjungkarang sampai Kotabumi, Lampung Utara (Lampura). Zakaria mengungkapkan, rute tersebut telah dijalankan KRD Way Umpu saat ini.
Operasional KRD Way Umpu di Lampung diresmikan pada 1 Februari lalu. Satu rangkaian KRD memiliki empat gerbong tanpa lokomotif. Setiap gerbong yang dilengkapi pendingin ruangan (AC), mampu memuat 72 penumpang duduk.
Namun demikian, KRD itu baru benar-benar beroperasi perdana pada 9 Februari. Rute yang dijalankan pun baru sampai Kotabumi. PT KA kala itu beralasan, sarana dan prasana untuk melayani rute sampai Blambangan Umpu belum siap.(ridwan hardiansyah)