Berita Lampung

Siswa SMA IT Lampung Soal Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah: Setuju Banget

Para siswa dari SMA IT Quran Qordhova ternyata menyambut baik kabar akan dibentuknya kementerian baru di Indonesia ini.

Dokumentasi Ketua Kloter JKG 43 asal Lampung Widyawan.
HAJI - Suasana jemaah saat di Mina. Puncak Haji 2025 berangsur selesai, jemaah mulai tinggalkan Mina kembali ke Mekkah, Senin (9/5/2025). Siswa SMA IT Lampung Soal Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah: Setuju Banget. TINGGALKAN MINA - Suasana jemaah saat di Mina. Puncak Haji 2025 berangsur selesai, jemaah mulai tinggalkan Mina kembali ke Mekkah, Senin (9/5/2025). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Pemerintah Republik Indonesia berencana membentuk kementerian baru, yakni Kementerian Haji dan Umrah.

Terkait kementerian baru tersebut tertuang dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang telah disahkan menjadi undang-undang oleh DPR.

Salah satu poin utama dalam Undang-Undang tersebut adalah pembentukan Kementerian baru yang khusus menangani penyelenggaraan haji dan umrah.

Para siswa dari SMA IT Quran Qordhova ternyata menyambut baik kabar akan dibentuknya kementerian baru di Indonesia ini. “Aku setuju banget dengan pembentukan kementerian baru yang hanya menangani urusan haji dan juga umroh ini,” ujar Jihan Aura (16), Rabu (27/8/2025).

Terutama, lanjut dia, untuk lebih memperhatikan fasilitas jemaah haji dan juga umrah asal Indonesia. "Pasti akan membuat ibadah haji dan umroh di Indonesia lebih terstruktur lagi,” tuturnya.

Pelajar lainnya, Annisa Lutfi (17) berharap dibentuknya kementerian khusus yang menangani ibadah haji dan umroh membuat para jemaah lebih terjamin.“Apalagi untuk urusan makanan semoga lebih diperhatikan lagi nantinya,” katanya.

“Aku sangat setuju dengan pembentukan kementerian baru ini, agar nantinya kementerian tersebut lebih fokus untuk urusan haji saja,” tambah Chika Felisha (15)

Menurut dia, mayoritas orang Indonesia pemeluk agama islam dan peringkat pertama negara pengirim jamaah haji terbanyak di dunia.

"Jadi, menurut saya, dengan kementerian baru akan lebih maksimal lagi dalam melayani masyarakat yang ingin ibadah haji dan umroh,” tutupnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/ Bintang Puji Anggraini)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved