Catat, Daftar Wilayah Kecamatan yang Rawan Longsor dan Banjir di Lampung Utara

Catat, Daftar Wilayah Kecamatan yang Rawan Longsor dan Banjir di Lampung Utara

Catat, Daftar Wilayah Kecamatan yang Rawan Longsor dan Banjir di Lampung Utara
Tribunlampung.co.id/Perdiansyah
cuaca mendung di Kota Bandar Lampung, Rabu, 15 November 2017 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Hujan diserta angin yang tengah terjadi wilayah Lampung Utara (Lampura) saat ini harus diwaspadai,  terutama bagi masyarakat di pinggiran sungai, bibir perbukitan, dan  yang berdekatan dengan pohon besar.

Baca: Lepas Kaus Kaki di Bus, Pria Ini Cekcok dengan Penumpang Lainnya, Kini Ditahan Polisi

Badan Metreologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Jakarta telah merilis ada peningkatan tinggi gelombang, hujan lebat, angin kencang, serta potensi puting beliung.

Terkait kondisi tersebut, BPBD)Lampura meminta masyarakat untuk waspada jika terjadi hujan lebat yang disertai angin.

”Berdasarkan data yang kami miliki terdapat beberapa kecamatan dianggap rawan longsor, yakni Kecamatan Abung Tinggi, Tanjung Raja, dan Bukit Kemuning,”ujar Karim Sr, Kepala BPBD Lampura, Minggu (3/12).

Baca: Arsenal Vs MU - Mourinho Sebut Rumput Lapangan Sangat Indah, De Gea Kiper Terbaik Dunia

Dijelaskannya, untuk wilayah rawan banjir itu berada pada Kecamatan Kotabumi Kota, Kotabumi Selatan, Kotabumi Utara, Abung Selatan, dan Abung Timur. "Hal itu dikarenakan terdapat beberapa aliran sungai,”jelasnya.

Diterangkannya jika pihaknya telah membentuk tim siaga yang ditempatkan dibeberapa titik Kecamatan. ”Tugas tim siaga itu untuk memantau dan melaporkan jika terjadi suatu bencana. Tim itu akan berkoordinasi dengan pihak desa dan kecamatan," ujarnya.

Disinggung terkait buffer stock bantuan jika terjadi bencana, Karim SR mengatakan buffer stock yang dimiliki pihaknya terbatas.

”Jika terjadi bencana maka kami akan segera melakukan langkah-langkah cepat, bahkan buffer stock yang ada pun akan segera diluncurkan meski stock terbatas. Namun kami pun akan berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Lampung untuk meminta bantuan buffer stock tidak mencukupi,”paparnya.

Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help