Berita Video Tribun Lampung
(VIDEO) Harga Beras Naik, Pedagang Pusing Tujuh Keliling
Harga komoditas yang menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia mengalami kenaikan signifikan.
Penulis: Okta Kusuma Jatha | Editor: soni
Laporan Videografer Tribun Lampung Okta Kusuma Jatha
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Harga komoditas yang menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia mengalami kenaikan signifikan. Harga beras mengalami kenaikan sejak Desember 2017.
Salah satu pedagang sembako di Pasar Pasir Gintung, Yanto (72), mengaku kenaikan harga beras berlangsung sejak sepekan terakhir. “Perlahan naik ya, untungnya saya langsung ambil berasnya dari pabrik di Pringsewu. Jadi cuma naik Rp 500 per kilogramnya,” ujar Yanto kepada Tribun Lampung, Sabtu, 13 Januari 2018.
Baca: Begini Alasan Baby Margaretha Pilih Pendamping Bule Sepuh
Yanto menambahkan, harga beras d tempatnya berjualan kini mulai dari Rp 12 ribu hingga Rp 12.500 per kilogramnya. “Sebelum naik, beras ini saya jual Rp 11.500 sampai Rp 12 ribu per kilogramnya,” ungkapnya.
Baca: Terungkap! Usai Nyanyian La Nyalla, Tokoh Ini Beberkan Kisah di Balik Pilgub DKI dan 5 Daerah Lain
Sementara itu, salah satu pedagang beras di Pasar Smep, Koko mengaku bingung saat harus menjual beras dengan harga yang naik. “Terus terang saya bingung, tapi ya mau gimana lagi? Karena saya belinya juga sudah mahal,” keluhnya.
Harga beras di Toko Koko awalnya adalah Rp 9.500 hingga Rp 12.500 per kilogramnya. “Sekarang semenjak naik jadi Rp 11.500 sampai Rp 15 ribu per kilogramnya. Jadi naiknya sampai Rp 2 ribuan per kilonya,” katanya. (okj)